logo


Menkes Jerman Sebut Vaksin Covid-19 Buatannya Dirilis Lebih Awal daripada Vaksin Punya Rusia

Otoritas Jerman mengatakan bahwa pihaknya akan segera merilis vaksin Covid-19 lebih awal daripada vaksin Covid-19 lain

13 Agustus 2020 19:00 WIB

Ilustrasi, vaksin palsu.
Ilustrasi, vaksin palsu. Istimewa

BERLIN, JITUNEWS.COM - Menteri Kesehatan Jerman Jens Spahn pada Kamis (13/8) mengatakan bahwa Jerman akan segera memiliki sebuah vaksin Covid-19 dalam beberapa bulan mendatang atau pada awal tahun 2021 mendatang.

"Saya sangat optimis bahwa dalam beberapa bulan mendatang, dan tentunya pada tahun depan, akan ada sebuah vaksin Covid-19," kata Spahn kepada siaran televisi ZDF, dilansir dari Channel News Asia pada Kamis (13/8).

Spanh tidak menyebut secara spesifik kapan vaksin Covid-19 buatan Jerman tersebut akan siap untuk didistribusikan.


Daging Ayam Impor dari Brazil di Shenzhen Positif Terkontaminasi Virus Covid-19

"Namun satu hal yang dapat kami sampaikan adalah berkat kerja sama kita semua - para peneliti, pakar kesehatan, dan pemerintah - kita kemungkinan akan memiliki sebuah vaksin yang lebih cepat daripada sebelumnya di sepanjang sejarah umat manusia," tambahnya.

Spahn juga kembali mengungkapkan ketidakyakinannya terkait vaksin Covid-19 buatan Rusia, Sputnik V. Ia mengatakan bahwa vaksin tersebut sejauh ini belum menjalani uji coba dalam skala besar seperti kandidat vaksin Covid-19 lainnya. Selain itu, data terkait vaksin buatan Rusia tersebut masih sangat minim.

Sebelumnya, Menteri Riset Jerman Anja Karliczek mengatakan bahwa vaksin Covid-19 tidak akan tersedia secara luas sebelum pertengahan tahun 2021 mendatang.

Balas Aksi 'Balon Api', Israel Hentikan Pasokan Bahan Bakar ke Gaza

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia