logo


Daging Ayam Impor dari Brazil di Shenzhen Positif Terkontaminasi Virus Covid-19

Otoritas Shenzhen mengatakan bahwa sampel daging ayam yang diimpor dari Brazil terbukti positif Covid-19

13 Agustus 2020 17:15 WIB

Seorang pelanggan tengah bebelanja di sebuah supermarket di Beijing
Seorang pelanggan tengah bebelanja di sebuah supermarket di Beijing strait times

SHENZHEN, JITUNEWS.COM - Pemerintah Kota Shenzhen, China, mengatakan bahwa sebuah sampel daging ayam beku yang diimpor dari Brazil ke Shenzhen, terbukti terkontaminasi virus Covid-19. Hal tersebut menimbulkan kekhawatiran bahwa pengiriman bahan makanan yang terkontaminasi tersebut akan memicu adanya wabah baru.

Sejak bulan Juni lalu, otoritas kesehatan setempat rutin melakukan pemeriksaan terhadap sampel bahan makanan yang diimpor dari luar negeri menyusul adanya klaster Covid-19 yang berasal dari sebuah pasar bahan makanan di Xinfadi. Sehari sebelumnya, virus Covid-19 juga ditemukan pada sebuah sampel udang beku yang diimpor dari Ekuador.

Otoritas Kesehatan Shenzhen langsung melakukan pelacakan dan pemeriksaan terhadap semua orang yang kemungkinan telah melakukan kontak dengan produk-produk makanan impor tersebut dan hasilnya sejauh ini masih belum ditemukan adanya kasus positif.


Filipina Segera Uji Coba Vaksin Buatan Rusia Mulai Oktober Mendatang

"Sangat sulit untuk mengatakan pada tahapan mana ayam beku tersebut terinfeksi," kata salah satu eksportir China, dikutip dari Reuters pada Kamis (13/8).

Selain melakukan screening atau pemeriksaan yang ketat terhadap semua daging dan pengiriman bahan makanan impor, China juga telah menghentikan beberapa impor daging dari sejumlah negara, salah satunya Brazil, sejak pertengahan Juli lalu.

Li Fengqin, kepala laboratorium mikrobiologi China pada Juni lalu mengatakan bahwa kemungkinan makanan beku yang terkontaminasi virus juga dapat menyebabkan infeksi sejauh ini masih belum bisa dipastikan.

Meskipun virus diketahui dapat bertahan hidup hingga 2 tahun dalam suhu -20 derajat Celsius, namun para peneliti masih belum menemukan adanya bukti kuat bahwa virus Covid-19 dapat menyebar luas melalui makanan beku.

China Tingkatkan Latihan Perang, Taiwan Tambah Anggaran Belanja Militer

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia