logo


Bangkitkan Ekonomi Masyarakat, KKP Beri Bantuan Benih untuk Pembudidaya Udang di Pangkep

Pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan industri udang di tanah air.

13 Agustus 2020 15:34 WIB

Pemberian bantuan dalam bentuk benih udang kepada pembudidaya
Pemberian bantuan dalam bentuk benih udang kepada pembudidaya ist

PANGKEP, JITUNEWS.COM - Momentum permintaan pasar akan udang yang sedang tinggi memacu Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk terus menggenjot produksi udang nasional. Salah satu upaya yang dilakukan untuk memenuhi permintaan pasar tersebut ialah dengan pemberian bantuan dalam bentuk benih udang kepada pembudidaya seperti yang dilakukan melalui Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar kepada pembudidaya udang vannamei di Kabupaten Pangkep baru-baru ini dengan total benih yang diserahkan sebanyak 960 ribu ekor.

Sebagai informasi, hingga awal bulan Agustus 2020 total bantuan benih yang telah diserahkan oleh BPBAT Takalar kepada masyarakat sebanyak 38.8 juta ekor, dimana 35.8 juta ekor diantaranya merupakan benih udang baik windu maupun vaname.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto menyatakan bahwa pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan industri udang di tanah air. Guna merealisasikan percepatan tersebut, telah disusun peta jalan udang nasional melalui koordinasi lintas sektoral untuk mewujudkan target peningkatan nilai ekspor udang hingga 250% hingga tahun 2024.


Restocking Benih Ikan Budidaya, Jurus Jitu Penuhi Ketahanan Pangan Nasional

“Selain meningkatkan produksi nasional, kegiatan budidaya udang juga turut berkontribusi menyerap tenaga kerja yang menjadi salah satu perhatian Presiden dalam masa pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19 ini” lanjut Slamet.

Slamet juga menambahkan untuk pengembangan industri budidaya udang ini, selain bantuan benih dan calon induk KKP juga telah menyiapkan bantuan lain seperti bantuan alat berat excavator, pengelolaan irigasi tambak partisipatif, hingga asuransi usaha budidaya kepada pembudidaya kecil.

“Kami terus memastikan bahwa program yang dikerjakan oleh KKP dapat berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat” pungkas Slamet.

Sementara itu Kepala BPBAP Takalar, Supito menyebutkan bahwa di tengah ekonomi yang kurang menguntungkan seperti sekarang, semangat pembudidaya untuk melakukan usaha masih tinggi karena permintaan pasar yang cukup baik, terutama untuk komoditas udang.

“Hal ini menumbuhkan optimisme bahwa program bantuan yang digulirkan oleh pemerintah dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat untuk dapat segera bangkit dalam masa pemulihan ekonomi ini” tutup Supito.

KKP Dorong Pemanfaatan Budidaya Ikan Sistem Bioflok

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan