logo


Komentar Aa Gym Soal Spanduk HUT RI ke-75 Dinilai Sensitif, Munarman FPI: Perlu Diserap dan Dibenahi

Pernyataan Aa Gym soal spanduk HUT RI kali ini harus ditangani dengan tepat. Jika tidak, akan berdampak luas dan melebar ke mana-mana

13 Agustus 2020 09:28 WIB

Jubir FPI, Munarman.
Jubir FPI, Munarman. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman mengatakan spanduk HUT RI ke-75 telah menyentuh area sensitif.

Hal itu menyusul komentar pendakwah Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym terkait spanduk yang dinilai terdapat gambar mirip tanda salib.

“Apa yang disampaikan oleh Aa Gym harus ditangkap sebagai sinyal dan deteksi dini bahwa hal-hal yang sensitif tersebut sudah masuk ke wilayah yang paling sublim,” kata Munarman, seperti dilansir dari jpnn, Rabu (12/8).


Heboh Spanduk HUT RI Ada Tanda Salib, Aa Gym Memaklumi: Semangat 17-an Jadi Kurang

Munarman meminta Pemerintah segera menangani persoalan kemunculan lambang salib itu supaya tak memberi dampak buruk bagi masyarakat luas.

“Apa yang disampaikan Aa Gym adalah bersifat sensitif yang kalau tidak ditangani dengan tepat, akan berdampak luas dan melebar ke mana-mana,” ungkapnya.

“Jadi, saya pikir, perlu diserap dan dibenahi apa yang menjadi kecemasan Aa Gym,” tambah Munarman.

Sebelumnya, Aa Gym menyampaikan pendapat mengenai spanduk yang dinilai terdapat gambar salib di Instagram.

“Sangat bisa dimaklumi bila jadi perbedaan pendapat. Melihat spanduk resmi pemerintah untuk 17 Agustus 2020 ini. Karena memang sekilas seperti ada tanda salib yang besar,” tulis Aa Gym, Selasa (11/8).

“Juga harus kita maklumi bila ada yang mempertanyakan dan protes. Juga bisa dimaklumi bila ada yang semangat 17-annya jadi berkurang karena merasa kurang nyaman,” lanjutnya.

Aa gym mengharapkan selalu ada prasangka baik dari semua pihak atas persoalan ini. Ia meminta Pemerintah lebih berhati-hati dalam mengambil sebuah keputusan.

“Walau kita berbaik sangka tak ada niat tak adil di balik semua ini. Namun, bisa jadi pelajaran, bagi kita semua,” kata Aa Gym.

“Dalam situasi banyak masalah seperti sekarang ini, seyogyanya semua pihak berpikir berlapis lapis, bijaksana, dan sangat peka terhadap peluang terjadinya masalah baru yang tak perlu,” terangnya.

Prabowo Maju Pilpres 2024, FPI: Enggak Bosen-bosen Apa?

Halaman: 
Penulis : Iskandar