logo


Jerinx: Kritik Saya untuk Ibu-ibu Korban Rapid Test

Jerinx tidak gentar memperjuangkan nyawa rakyat yang jadi korban kewajiban rapid test

12 Agustus 2020 19:12 WIB

Jerinx SID
Jerinx SID Instagram

DENPASAR, JITUNEWS.COM - Penabuh drum band Superman Is Dead, Jerinx resmi ditahan oleh penyidik Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali atas kasus dugaan ujaran kebencian. Ia pun mengaku tidak gentar untuk memperjuangkan nyawa rakyat yang menjadi korban karena kewajiban rapid test.

"Kritik saya ini untuk ibu-ibu yang menjadi korban akibat dari kebijakan kewajiban rapid test," kata Jerinx berdasarkan keterangan tertulisnya yang diterima kuasa hukumnya, Gendo, Rabu (12/8/2020).

Jerinx pun berharap tidak ada lagi korban akibat kewajiban rapid test sebagai syarat administrasi. Pasalnya, harga rapid test tidak murah bagi sebagian orang.


Jerinx Resmi Jadi Tersangka Kasus 'IDI Kacung WHO', Polisi: Langsung Kita Tahan

"Saya berdoa, semoga tidak ada lagi ibu-ibu yang menjadi korban akibat kewajiban rapid test," lanjutnya.

Diketahui, Jerinx ditahan karena terbukti melanggar UU ITE. Ia dijerat pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45A ayat (2) UU ITE tentang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA). Ia pun terancam 5 tahun penjara.

Unggahannya Dinilai Langgar UU ITE, Jerinx Terancam 5 Tahun Penjara

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati