logo


Sekolah Tatap Muka Tuai Kontroversi, Nadiem Sebut Indonesia Telat Buka Sekolah

Nadiem mengatakan Indonesia terlambat untuk membuka sekolah kembali dibanding negara lain

12 Agustus 2020 17:20 WIB

Nadiem Makarim
Nadiem Makarim Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Diizinkannya pembukaan sekolah di zona kuning dan zona hijau menuai kontroversi oleh berbagai pihak. Hal ini juga turut ditanggapi oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.

Lelaki yang akrab dipanggil Nadiem ini mengatakan Indonesia termasuk telat membuka sekolah jika dibandingkan dengan negara lainnya, terutama di Asia Tenggara (Asean). Menurutnya, Indonesia adalah negara terakhir nomor dua yang membuka kembali sekolah di Asean.

"Di satu sisi memang bisa dilihat pilihan yang berani. Tapi di sisi lain, kita juga bisa lihat kita telat. Jika kita lihat negara di Asia Tenggara, kita negara terakhir kedua yang membuka kembali sekolah," ujar Nadiem dilansir CNN Indonesia, Rabu (12/8/2020).


Data Terbaru Covid-19, Tambahan Pasien Sembuh Lebih Banyak dari Kasus Baru

"Bahkan di zona hijau yang kita umumkan dua bulan lalu, hanya 25 persen sekolah yang akhirnya memutuskan pembelajaran tatap muka," tambah dia.

Ia menegaskan keputusan pemerintah untuk membuka sekolah di zona kuning atau rendah penularan Covid-19 atau virus corona telah dipertimbangkan matang-matang. Ia pun menyampaikan siswa masuk sekolah juga harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat, termasuk kesiapan sekolah dengan menampung maksimal 50 persen kapasitas.

 

Asal Usul Kasus Covid-19 Pertama Sejak 3 Bulan Lalu di Selandia Baru Terungkap

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati