logo


Sempat Diminta Kembalikan Beasiswa LPDP, Veronica Koman Sebut Upaya Kriminalisasi

Penerima beasiswa LPDP yang telah selesai studi di luar negeri wajib kembali ke Indonesia

12 Agustus 2020 13:43 WIB

Veronica Koman
Veronica Koman Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengacara Hak Asasi Manusia, Veronica Koman mengaku mendapatkan tekanan dari berbagai pihak agar kembali di Indonesia. Bahkan tekanan tersebut berasal dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

"Memang betul LPDP waktu itu panggil saya. Bukan panggil. Kasih peringatan gitu kan. Itu dilakukan ketika dalam rangkaian waktu itu polisi suruh, kemudian jadi DPO," kata Veronica Koman seperti dilansir Tempo, Rabu (12/8/2020).

Selain diberi peringatan untuk kembali ke Indonesia, Veronica Koman juga mengaku diminta mengembalikan beasiswa LPLD sebesar Rp 773,8 juta. Ia pun menduga usaha tersebut adalah bentuk sistematis dari polisi dan Kemenkumham yang telah berkoordinasi dengan LPDP.


Sudah Geledah Sejumlah Tempat, KPK Masih Belum Temukan Jejak Nurhadi Abdurrachman

Ia juga mempertanyakan apakah sejumlah penerima beasiswa lainnya juga diberlakukan sama dengan dirinya. Ia mengatakan bahwa permintaan pengembalian beasiswa LPDP adalah salah satu bentuk kriminalisasi.

"Kalau saya kan sudah tahu, ini tersinkronisasi dengan upaya mengkriminalisasi saya. Jadi saya enggak kaget gitu," ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Utama LPDP Rionald Silaban membenarkan bahwa pihaknya telah meminta Veronica Koman mengembalikan beasiswa LPDP sejumlah Rp 773,8 juta. Pasalnya berdasarkan peraturan yang berlaku, mahasiswa penerima beasiswa yang telah menyelesaikan studi di luar negeri wajib kembali ke Indonesia.

Agus Sartono ke Penerima BPI LPDP: Kalian Harus Jadi Duta Bangsa

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati