logo


Menlu Taiwan Sebut Pemerintah China Ingin Merubah Mereka Jadi Hong Kong Baru

Dalam pertemuan dengan Alex Azar, Menlu Taiwan menyebut bahwa pemerintah China berupaya untuk membuat Taiwan menjadi Hong Kong baru

11 Agustus 2020 20:08 WIB

Menlu Taiwan Joseph Wu
Menlu Taiwan Joseph Wu Al Jazeera

TAIPEI, JITUNEWS.COM - Taiwan tengah menghadapi situasi yang lebih sulit usai China meningkatkan tekanan pada kepulauan tersebut. Dalam pertemuan dengan Menteri Kesehatan AS Alex Azar, Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu mengatakan bahwa Pemerintah China berusaha untuk merubah Taiwan sebagai Hong Kong baru.

"Kehidupan kami semakin sulit seiring China terus menekan Taiwan untuk menerima kondisi politik mereka, kondisi dimana akan merubah Taiwan menjadi Hong Kong baru," kata Joseph Wu, dikutip dari Al Jazeera pada Selasa (11/8).

China telah mengajukan sebuah rencana model otonomi "Satu negara, dua sistem" yang harus diterima oleh Taiwan, seperti yang kini diberlakukan untuk Hong Kong. Taiwan jelas menolak adanya permohonan tersebut.


Australia Utara Tutup Perbatasan dari Negara Bagian Lain Hingga Tahun 2022

"Kita tahu ini tidak hanya mengenai status Taiwan saja, namun juga mengenai keberlangsungan demokrasi...Taiwan harus memenangi perjuangan ini sehingga demokrasi berjaya," lanjutnya.

Kunjungan Alex Azar ke Taiwan tersebut tidak hanya untuk menawarkan adanya dukungan dari pemerintah AS untuk demokrasi Taiwan saja, namun juga untuk mempelajari rahasia kesuksesan Taiwan dalam menangani virus Corona Covid-19. Taiwan hingga kini mampu menjaga jumlah kasus Covid-19 tetap rendah berkat upaya pencegahan secara dini dan efektif.

Azar mengatakan bahwa seluruh dunia harus mengetahui prestasi kesehatan Taiwan di masa pandemi Covid-19. Ia menilai dikeluarkannya Taiwan dari keanggotaan WHO terjadi karena adanya desakan dari pemerintah China yang menganggap Taiwan merupakan bagian dari teritorial mereka.

"Khususnya selama masa pandemi....organisasi internasional seharusnya tidak digunakan untuk bermain politik. Organisasi internasional seharusnya menjadi tempat untuk kerja sama dan dialog terbuka," kata Azar.

Diserang Balon Api, Israel Tutup Perbatasan dengan Gaza

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia