logo


PBB Sebut Bantuan 50 Ribu Ton Tepung Gandum Tiba di Beirut dalam Waktu 10 Hari

PBB melalui Program Pangan Dunia mengirimkan 50 ribu ton tepung gandum untuk membantu kebutuhan pangan Lebanon

11 Agustus 2020 18:15 WIB

Kota Beirut yang hancur karena ledakan
Kota Beirut yang hancur karena ledakan istimewa

BEIRUT, JITUNEWS.COM - PBB mengatakan pada Selasa (11/8), bahwa Program Pangan Dunia (WFP) akan mengirimkan 50 ribu ton tepung gandum ke Lebanon usai ledakan yang terjadi pada pekan lalu juga menghancurkan gudang penyimpanan cadangan bahan pangan negara tersebut.

Kantor Urusan Koordinasi Masalah Kemanusiaan PBB (OCHA) mengatakan bahwa bantuan tersebut dikirim untuk "menstabilkan pasokan nasional dan memastikan negara tersebut tidak kekurangan bahan pangan".

Menurut data Reuters, sisa cadangan pasokan gandum yang ada di Lebanon diperkirakan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan selama enam pekan. Sedangkan kebutuhan gandum di Lebanon bisa mencapai 35 ribu hingga 40 ribu ton per bulan.


Hampir 100 Ribu Anak di AS Terinfeksi Covid-19 pada Bulan Juni

"Sebuah pengiriman bantuan 17,500 ton akan datang di Beirut dalam waktu sepuluh hari guna memasok kebutuhan roti selama satu bulan," kata laporan WFP dikutip dari Reuters pada Selasa (11/8).

Konsultan pangan Hesham Hassanein mengatakan bahwa mengirimkan gandum dalam bentuk tepung merupakan cara yang lebih efisien mengingat tidak adanya gudang penyimpanan dalam skala besar di Lebanon untuk saat ini.

"Tepung yang diwadahkan dalam karung dan siap didistribusikan untuk segera dibuat menjadi roti (lebih efisien) dibanding gandum yang perlu digiling terlebih dahulu," katanya.

Laporan PBB mengatakan bahwa pelabuhan Beirut diperkirakan tidak akan dapat dioperasikan setidaknya dalam waktu satu bulan. Oleh karena itu, diperlukan sebuah tempat penyimpanan pasokan bahan makanan untuk sementara waktu.

Duterte Optimis Vaksin Buatan Rusia Efektif Cegah Infeksi Covid-19

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia