logo


Trump Bikin Pernyataan Keliru Lagi, Bilang Wabah Flu Spanyol Akhiri Perang Dunia Kedua

Presiden Donald Trump kembali melontarkan sebuah klaim yang keliru. Ia menyebut wabah flu Spanyol berperan dalam mengakhiri perang dunia kedua

11 Agustus 2020 15:56 WIB

Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. REUTERS

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Gedung Putih, Washington DC, Presiden Donald Trump kembali melontarkan sebuah klaim yang keliru. Ia menyebut pandemi flu Spanyol yang terjadi pada 1918-1920 berperan dalam mengakhiri Perang Dunia ke-2. Sedangkan Perang Dunia ke-2 sendiri baru terjadi pada tahun 1939.

Dalam konferensi perse tersebut, Donald Trump mendapat pertanyaan dari wartawan mengenai bagaimana ia akan bereaksi jika pandemi Covid-19 terjadi saat era pemerintahan Barack Obama.

"Jika 160 ribu orang tewas (karena pandemi) dalam era Barack Obama, apakah anda juga akan mendesak Obama untuk mengundurkan diri? tanya seorang reporter, dikutip dari Sputnik News pada Selasa (11/8).


Lakukan Aksi Balasan, China Jatuhkan Sanksi Personal kepada 11 Tokoh Politik AS

"Tidak, saya tidak akan melakukannya. Saya pikir apa yang telah kita lakukan sungguh sangat menakjubkan. Jika kita tidak menutup negara kita, anda akan memiliki 1,5 hingga 2 juta korban tewas. Saat ini, kita tidak harus menutupnya. Kita telah memahami penyakit ini. Tidak ada orang yang memahaminya karena tidak seorang pun yang telah melihat hal yang seperti ini," kata Trump.

"Wabah yang paling dekat terjadi pada 1917....Pandemi yang hebat. Wabah itu jelas sebuah hal yang sangat buruk, dimana korban jiwa saat itu mencapai 50 hingga 100 juta orang. Kemungkinan telah mengakhiri perang dunia kedua, semua pasukan sakit. Itu merupakan situasi yang buruk," lanjutnya.

Untuk diketahui, Pandemi influenza atau dikenal dengan wabah flu Spanyol, yang disebutkan oleh Trump diatas terjadi pada tahun 1918 dan berakhir pada tahun 1920, yang bertepatan dengan terjadinya perang dunia pertama. Sementara itu, perang dunia kedua tidak meletus di Eropa sebelum tahun 1939.

Perdana Menteri Lebanon Mengundurkan Diri

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia