logo


Fadel Muhammad: Pidato Presiden Jokowi Harus Berikan Harapan Kepada Rakyat di Tengah Pandemi Covid-19

Pidato Presiden Jokowi dalam Sidang Tahunan, lanjut Fadel, juga harus membuat ‘greget’ terutama bagaimana mendongkrak secara riil perekonomian Indonesia di situasi seperti ini dan dijaga betul jangan sampai resesi.

11 Agustus 2020 14:40 WIB

Anggota Dewan Pembina Partai Golkar, Fadel Muhammad
Anggota Dewan Pembina Partai Golkar, Fadel Muhammad JITUNEWS/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menyampaikan sesuatu yang menenangkan rakyat Indonesia di tengah menghadapi pandemi Covid-19 pada saat menyampaikan pidatonya pada sidang tahunan MPR pada tanggal 14 Agustus 2020 mendatang.

"Yang terpenting, pidato Presiden dalam Sidang Tahunan harus dapat memberikan harapan kepada masyarakat," ujar Fadel di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/8/2020).

Pidato Presiden Jokowi dalam Sidang Tahunan, lanjut Fadel, juga harus membuat ‘greget’ terutama bagaimana mendongkrak secara riil perekonomian Indonesia di situasi seperti ini dan dijaga betul jangan sampai resesi.


Bamsoet: Presiden Jokowi Dipastikan Hadir Pada Sidang Tahunan MPR RI

Menurutnya hal tersebut harus menjadi perhatian serius oleh presiden, sebab keadaan saat ini menurut pengamatan MPR semakin hari semakin memburuk.

“Daya beli masyarakat semakin berkurang, bidang industri banyak terimbas, contohnya hotel-hotel walaupun sudah buka namun occupancy ratenya masih rendah. Hal yang sama juga di industri penerbangan yang masih rendah pendapatannya. Masyarakat masih berhati-hati untuk bepergian menggunakan pesawat,” katanya.

Selain itu, Fadel mengingatkan, yang juga mesti diperhatikan adalah rakyat yang bergerak di Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Sampai saat ini, para pegiat UMKM masih terbelit masalah-masalah keuangan seperti pengembalian pinjaman bank, sebab belum mendapatkan bantuan lunak antara lain bunga bank yang rendah.

“Kami mendengar katanya bunga bank untuk UMKM ditetapkan sampai 3,5 persen tapi belum merata dan ada bantuan untuk membenahi UMKM sebesar satu koma sekian triliun rupiah. Itu belum cukup untuk membenahi UMKM yang ada. Hal inilah yang membuat para pegiat UMKM mengeluh. Koperasi-koperasi juga banyak yang mengeluh sekarang karena banyak koperasi terutama simpan pinjam yang mengalami kredit macet karena anggotanya banyak tidak mampu lagi mengembalikan dana pinjaman,” paparnya.

Fadel melihat, dampak pandemi memang sangat berat. Hal tersebut juga dialami negara-negara lain seperti Malaysia, Singapura, Filipina.

Namun, ia menekankan, upaya-upaya negara-negara tersebut dalam memperbaiki masalah patut diperhatikan seperti, pemerintah Malaysia memberanikan diri melakukan injeksi keuangan ke usaha-usaha tertentu dengan dana dari negara.

“Saya rasa, nanti saat Sidang Tahunan itulah rakyat ingin mendengar solusi-solusi dan kemudahan-kemudahan dari pemerintah kepada rakyat terdampak yang out of the box, memiliki terobosan-terobosan luarbiasa yang secepatnya bisa mengatasi berbagai masalah akibat pandemi ini,” kata Fadel.

“Saya yakin dengan dukungan kuat rakyat, pemerintah pasti bisa, pada intinya masih ada harapan,” pungkasnya.

Senator Riau: Sidang Tahunan MPR Penting Dilaksanakan

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar