logo


Aksi Penyerangan Habib di Solo, Novel PA 212: Ada Indikasi Antara Wahabi dan Syiah

Ia meminta semua pihak menunggu rilis resmi dari FPI dan ormas Islam lainnya dalam menanggapi peristiwa tersebut.

11 Agustus 2020 11:18 WIB

Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Habib Novel Bamukmim
Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Habib Novel Bamukmim Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Media Center PA 212, Novel Bamukmin angkat bicara soal aksi penyerangan sejumlah oknum di kediaman Habib Umar Asegaf saat menggelar acara midodareni. Peristiwa itu tepatnya terjadi di kawasan Mertodranan, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo.

Menurutnya, ada indikasi penyebab penyerangan itu lantaran adanya gesekan antara Wahabi dan Syiah.

“(Penyebabnya diduga) ada indikasi antara wahabi dan syiah,” kata Novel, dilansir dari Pojoksatu.id, Selasa (11/8).


Jokowi Beri Bintang Mahaputera untuk Fadli Zon-Fahri, Pakar: Kenapa PA 212 Tidak Diberi?

Kendati begitu, Novel enggan berkomentar lebih jauh mengenai kejadian tersebut. Ia meminta semua pihak menunggu rilis resmi dari FPI dan ormas Islam lainnya dalam menanggapi peristiwa tersebut.

“(Jelasnya), nanti aja kalo ada rilis resmi,” ungkapnya.

Sebelumnya, kasus penyerangan diduga dilancarkan oleh sekelompok laskar di rumah Habib Umar Asegaf, tepatnya rumah keluarga almarhum habib Segaf bin Jufri.

Kejadian itu berlangsung di Jalan Cempaka nomor 81, Kampung Mertodranan, Pasar Kliwon, Kota Surakarta, Sabtu, 8 Agustus 2020.

Mulanya, ada sekelompok orang berbusana muslim mendatangi sebuah acara keluarga Habib Umar Assegaf di Solo. Mereka memaksa tuan rumah agar membubarkan acara midodareni.

Massa yang dicap Kelompok Laskar itu juga merusak sejumlah mobil dan memukuli beberapa anggota keluarga almarhum Habib Segaf.

Kecam Serangan Intoleran di Solo, Menag: Tolong Intensifkan Dialog!

Halaman: 
Penulis : Iskandar