logo


Fadli Zon dan Fahri Akan Dapat Penghargaan, Pakar Politik: Untuk Menjinakkan Para Kritikus

Pakar politik sebut upaya pemberian tanda jasa sebagai bentuk merangkul dan menjinakkan para pengkritik pemerintah

11 Agustus 2020 09:17 WIB

Fadli Zon (detik.com)
Fadli Zon (detik.com)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin turut mengomentari rencana Presiden Joko Widodo yang akan memberi bintang tanda jasa ke Fadli Zon dan Fahri Hamzah. Menurutnya, pemberian penghargaan tersebut sebagai bentuk upaya untuk merangkul dan menjinakkan para pengkritik pemerintah.

"Saya rasa begini, dari sisi positifnya pemberian penghargaan itu sesuatu yang baik, kenapa? DPR mengkritik pemerintah, itu sisi positifnya itu, namun sisi negatifnya adalah jangan sampai ini tanda jasa ini adalah bagian daripada proses bagi-bagi tanda jasa, atau juga proses bagian daripada proses menjinakkan para kritikus," kata Ujang seperti dilansir detikcom, Senin (10/8/2020).

Ia menilai langkah Jokowi dalam pemberian tanda jasa bertujuan untuk merangkul dan menjinakkan para kritikus. Sehingga menurutnya, tidak ada kegaduhan di Indonesia.


Kerap Kritik Pemerintah, Fadli Zon dan Fahri Hamzah Akan Diberi Bintang Tanda Jasa oleh Jokowi

"Iya, tadi itu merangkul dan menjinakkan orang-orang yang kritis gitu loh, ini saya baca gitu, iya ingin kompromi-kompromi aja, mungkin ingin politik tidak gaduh, ingin kondusif, ingin semua dirangkul oleh pemerintah gitu loh, saya liatnya ke situ," jelasnya.

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud Md mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo akan memberikan bintang tanda jasa kepada sejumlah tokoh dalam rangka HUT ke-75 RI. Dari sejumlah tokoh tersebut, diantaranya Fahri Hamzah dan Fadli Zon.

"Dlm rangka HUT Proklamasi RI ke 75, 2020, Presiden RI akan memberikan bintang tanda jasa kpd beberapa tokoh dlm berbagai bidang. Fahri Hamzah dan Fadli Zon akan mendapat Bintang Mahaputra Nararya," tulis Mahfud Md di akun Twitter pribadinya, Senin (10/8/2020).

 

Kebijakan Jokowi Sangat Pro-Impor, Rizal Ramli Anggap Imbauan Beli Produk Dalam Negeri 'Ngasal'

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati