logo


Ledakan Beirut Bentuk Sebuah Kawah Sedalam 43 Meter

Besarnya ledakan yang terjadi di Beirut menghasilkan sebuah kawah dengan kedalaman 43 meter

10 Agustus 2020 18:24 WIB

Ledakan Beirut
Ledakan Beirut Al Jazeera

BEIRUT, JITUNEWS.COM - Ledakan besar yang diduga berasal dari salah satu gudang yang menyimpan bahan kimia di pelabuhan Beirut pada Selasa (4/8) pekan lalu, telah merusak sebagian besar gedung dan bangunan yang berada di seluruh ibukota Lebanon tersebut.

Otoritas setempat mengatakan bahwa ledakan juga membentuk sebuah kawah sedalam 43 meter di pelabuhan.

"Ledakan di pelabuhan meninggalkan bekas sebuah kawah sedalam 43 meter," kata otoritas keamanan setempat kepada AFP, dilansir dari The Jakarta Post pada Senin (10/8).


Sambut Kedatangan Menkes AS di Taiwan, China Kirim Sejumlah Jet Tempur

Gelombang getaran hasil ledakan dirasakan di seluruh Lebanon, bahkan mencapai kepulauan Siprus, dimana sensor milik Institusi Geofisika Amerika (USGS) menyebut getaran yang dihasilkan itu setara dengan gempa berkekuatan 3.3 magnitudo.

Pemerintah Lebanon menyatakan bahwa insiden ledakan dipicu oleh kebakaran yang terjadi di sebuah gudang yang menyimpan senyawa ammonium nitrat, senyawa kimia yang biasa digunakan sebagai bahan baku pupuk dan peledak, yang ditinggalkan begitu saja selama bertahun-tahun.

Selain kerugian materi yang ditaksir mencapai miliaran dolar, ledakan juga merenggut lebih dari 150 jiwa dan melukai lebih dari 6 ribu warga Beirut.

Insiden ledakan juga mempersulit kehidupan rakyat Beirut yang tengah berjuang menghadapi krisis finansial buruk dan wabah Covid-19, serta memicu rakyat untuk turun ke jalan guna mendesak adanya reformasi di pemerintahan Lebanon.

 

Trump Minta Pemerintah Lebanon Lakukan Investigasi Ledakan Beirut Secara Transparan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia