logo


Rahayu Saraswati: Pelaku Pemerkosaan di Bintaro Harus Diberi Hukuman Seberat-beratnya

Politisi Gerindra ini mendorong para korban yang bungkam atau merahasiakan dirinya sebagai korban untuk berani menghubungi lembaga-lembaga yang melindungi hak perempuan atas kasus-kasus serupa.

10 Agustus 2020 15:28 WIB

Rahayu Saraswati Djoyohadikusumo.
Rahayu Saraswati Djoyohadikusumo. dok. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Kepolisian diharapkan mampu memberi hukuman yang yang seberat-beratnya kepada pelaku pemerkosaan di Bintaro.

"Saya berharap pelaku dihukum seberat-beratnya, saya apresiasi pihak kepolisian yang cepat dan tanggap menangkap pelaku," ujar Aktivis Perempuan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo

Saraswati juga menjelaskan pentingnya perlindungan terhadap korban dan saksi kasus pemerkosaan, sebagai contoh dari kasus akun AFS yang butuh waktu lama mengumpulkan keberanian melaporkan kasusnya.


PA 212 Sebut Prabowo Selesai di Pilpres 2024, Gerindra: Silahkan Buat Partai Sendiri

"Tak mudah bagi korban untuk bersuara dan membongkar kasusnya, kita berpihak padanya, pada keberaniannya, kita harus melindungi korban dan saksinya,” tuturnya.

Politisi Gerindra ini mendorong para korban yang bungkam atau merahasiakan dirinya sebagai korban untuk berani menghubungi lembaga-lembaga yang melindungi hak perempuan atas kasus-kasus serupa. Seperti Komnas Perempuan, P2TP2A, maupun yayasan dan LBH yang fokus pada pendampingan perempuan dan korban.

Rahayu Saraswati yang disebut-sebut akan maju sebagai calon wakil wali kota Tangerang Selatan menegaskan sebuah kota harus dibuat sistem pengamanan yang serius demi menjaga warganya. Terlebih sebuah kota yang nyaman dan aman bagi warga perempuan.

"Perlu tindakan preventif dan kebijakan daerah yang melindungi perempuan agar kota ini bisa aman dan nyaman, seperti pentingnya memperbanyak pemasangan cctv di area-area publik dan Satgas yang siap sedia mendampingi dan melindungi kaum perempuan dan kelompok yang rentan jadi korban," pungkasnya.

Heboh Sebutan 'Pak Timbul' Merujuk ke Prabowo, Gerindra: Kami Anggap Lucu-lucuan Saja, Enggak Baper

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar