logo


Kecam Penyerangan Acara Doa Pernikahan di Solo, Alissa Wahid: Sungguh Ironis!

Alissa Wahid menyebut penyerangan di Solo menambah catatan buruk intoleransi di Indonesia

10 Agustus 2020 12:09 WIB

Alissa Wahid
Alissa Wahid media indonesia

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Koordinator Nasional Jaringan GUSDURian Alissa Wahid mengecam tindakan penyerangan oleh sejumlah massa saat acara doa menjelang pernikahan di Solo, Jawa Tengah. Ia menilai peristiwa tersebut sangat memilukan apalagi di tengah pandemi corona.

"Kekerasan terhadap warga negara kembali terjadi di Indonesia. Di tengah upaya keras menanggulangi pandemi Covid-19 sebuah peristiwa memilukan terjadi di Solo, Jawa Tengah. Sekitar dua ratus orang menyerang acara Midodareni yang tengah berlangsung di kediaman almarhum Segaf Al-Jufri, Jl Cempaka No 81 Kp Mertodranan Rt 1/1 Kel/Kec Pasar Kliwon Kota Surakarta. Peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 8 Agustus 2020 malam," kata Alisa Wahid dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Senin (10/8/2020).

Ia menilai peristiwa penyerangan yang menyebabkan anggota keluarga almarhum Segaf-Al Jufri mengalami luka-luka telah menambah catatan buruk intoleransi di Indonesia.


Usai Dilakukan Tracing, Ratusan Pegawai RS dr Moewardi Solo Positif Covid-19

"Peristiwa ini menambah catatan buruk intoleransi di Indonesia yang seharusnya menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman. Apalagi beberapa waktu yang lalu, peristiwa intoleransi juga terjadi pada masyarakat adat di Kuningan, Jawa Barat. Hal ini sungguh ironis mengingat Presiden Joko Widodo pernah menyerukan tidak ada tempat bagi intoleransi di Indonesia," lanjunya.

Diketahui, sekelompok massa memaksa acara hajatan di kediaman almarhum Habib Segaf Al Jufri dibubarkan. Mereka menuding acara tersebut adalah acara keagamaan yang sesat. Kelompok tersebut berteriak "Allahuakbar, bubar, kafir. Syiah bukan Islam, Syiah musuh Islam, darah kalian halal bunuh".

Kelompok tersebut juga terlihat merusak sejumlah mobil di tempat kejadian. Bahkan ada anggota keluarga almarhum Habib Segaf Al Jufri yang terluka lantaran dipukuli secara beramai-ramai.

Viral Kerusuhan Rasial di Solo, Denny Siregar Heran: Kok Selalu Dikaitkan ke Jokowi Ya?

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati