logo


Diminta Bentuk Parpol, PA 212: Nggak Lah, Cari Sensasi Aja

PA 212 tegaskan ormasnya adalah gerakan moral

9 Agustus 2020 19:43 WIB

Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif.
Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif. Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif menanggapi permintaan politisi Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad terkait pembentukan partai politik. Ia menegaskan tidak akan membentuk partai politik untuk mengusung calon presiden di Pilpres 2024 mendatang.

"Nggak lah (bentuk partai politik). Dari awal kan kita gerakan moral," kata Slamet Maarif seperti dilansir detikcom, Minggu (9/8/2020).

Slamet menyadari bahwa syarat mengajukan calon presiden adalah partai politik. Sementara, menurutnya belum ada keinginan untuk mengusung calon presiden di Pilpres 2024 mendatang.


PA 212 Sebut Prabowo Selesai di Pilpres 2024, Gerindra: Silahkan Buat Partai Sendiri

"Kan memang fakta politik yang ada sekarang hanya parpol yang bisa ajukan capres mengacu pada konstitusi yang ada. Kami tidak berminat juga untuk calonkan capres," ujarnya.

Lebih lanjut, Slamet Maarif meyakini bahwa Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan memberikan kesempatan kepada kader yang lebih muda untuk memimpin Indonesia.

"Tapi kami yakin PS (Prabowo Subianto) seorang negarawan yang akan memberikan peluang kepada kader mudanya termasuk Pak Dasco (Sufmi Dasco Ahmad) untuk kepemimoinan yang akan datang. Yang jelas 2024 masih jauh terlalu dini mencapreskan siapapun. Cari sensasi aja lah," pungkasnya.

PA 212 Minta Rizieq Shihab Maju di Pilpres 2024, Gerindra: Kita Nggak Pikirin Omongan Orang

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati