logo


Kritik Bantuan Rp 600 Ribu dari Jokowi, Serikat Pekerja: Ada Pengusaha Nakal, dari 1.000 yang Didaftarkan 500 Pekerja

Asosiasi pekerja sebut ada karyawan bergaji dibawah Rp 5 juta namun tidak terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan

9 Agustus 2020 13:20 WIB

Uang Rupiah.
Uang Rupiah. Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekretaris Jenderal Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia, Sabda Pranawa Djati mengapresiasi wacana pemerintah yang akan memberikan bantuan tunai kepada karyawan senilai Rp 600 ribu per bulan selama 4 bulan. Bantuan tersebut rencananya akan diberikan kepada karyawan swasta yang berpenghasilan dibawah Rp 5 juta.

"Tentunya kalau dari sisi programnya bagus, tujuannya bagus kita mengapresiasi," kata Sabda seperti dilansir Okezone, Minggu (9/8/2020).

Meski demikian, menurut Sabda ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pemerintah. Pasalnya tidak semua karyawan bergaji dibawah Rp 5 juta terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Sementara salah satu syarat menjadi penerima bantuan yakni terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.


Pangan Terancam Akibat Pandemi, Jadi Alasan Jokowi Tugaskan Prabowo

"Ada oknum pengusaha nakal dari 1.000 pekerja yang dia punya, dia hanya mendaftarkan 500 (pekerja) misalkan. Artinya ada potensi pekerja-pekerja tidak terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan tapi sebenarnya dia juga gajinya di bawah Rp 5 juta dia juga bayar pajak juga," jelasnya.

Selain itu, menurutnya ada beberapa kasus perusahaan yang mendaftarkan karyawannya ke BPJS Ketenagakerjaan, namun tidak sesuai dengan gaji yang diterimanya. Kemudian ia juga menyoroti karyawan-karyawan yang di-PHK oleh perusahaan karena pandemi corona.

"Satu yang lagi ketiga kondisi Covid sekarang perusahaan-perusahaan banyak melakukan PHK massal ada juga PHK perorangan secara sepihak. Kemudian dia langsung putusin iuran BPJS Ketenagakerjaan. Sementara yang menjadi syarat BPJS Ketenagakerjaannya 13,8 juta itu adalah peserta aktif," pungkasnya.

 

Komitmen Sukseskan Pemerintahan Jokowi, Prabowo: Kita Akan Bekerja Keras

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati