logo


Banyak Dokter Meninggal, Mahfud Sebut Karena Lelah dan Stres Lalu Kena Covid-19

Mahfud mengatakan pemerintah memperhatikan tenaga medis dengan sungguh-sungguh

9 Agustus 2020 08:30 WIB

kompas.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menko Polhukam Mahfud Md, mengatakan bahwa banyaknya dokter meninggal dunia karena terpapar virus corona (Covid-19).

Mahfud menyebut selain karena corona, para dokter juga mengalami stres dan lelah.

"Kita lalu mencatat banyak dokter yang menjadi korban dalam pengabdiannya itu. Mungkin karena lelah, stres juga. Mungkin itu semua, lalu terkena Covid sehingga meninggal," kata Mahfud saat konferensi pers secara daring, Sabtu (8/8).


Data Terbaru Covid-19, Kasus Positif Bertambah 2.277

Mahfud mengatakan pemerintah memperhatikan tenaga medis dengan sungguh-sungguh.

"Untuk itu saya sampaikan, pemerintah memberi perhatian yang sungguh-sungguh tentang itu. Maka pemerintah itu menyediakan semacam insentif dan santuan pada para tenaga medis," tuturnya.

Mahfud mengatakan bahwa pemberian insentif dan santunan yang disiapkan pemerintah mulai Rp7,5 juta hingga Rp15 juta.

"Insentif dan santunannya itu, setiap dokter spesialis yang menangani Covid itu mendapat Rp15 juta per bulan. Untuk dokter umum Rp10 juta per bulan, untuk tenaga medis lain yang bukan dokter yang bekerja untuk penanganan Covid itu Rp7,5 juta per bulan," ujarnya

"Dananya sudah tersedia. Kemudian untuk dokter umum itu Rp10 juta per bulan. Untuk tenaga medis lain yang bukan dokter, yang bekerja untuk penanganan Covid itu Rp7,5 juta per bulan. Dananya sudah tersedia," sambungnya.

Soal RUU Cipta Kerja, Mahfud: Sudah Selesai Perdebatan-perdebatan Itu

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata