logo


Gelar Aksi Protes di Bangkok, Massa Minta Dua Aktivis Pro-Demokrasi Dibebaskan

Aksi protes yang terjadi di depan sebuah kantor pengadilan di kota Bangkok, mendesak dua aktifis pro demokrasi yang ditangkap oleh kepolisian Thailand untuk dibebaskan

8 Agustus 2020 13:50 WIB

Aktifis Anon Nampa
Aktifis Anon Nampa istimewa

BANGKOK, JITUNEWS.COM - Puluhan orang melakukan aksi protes di depan kantor pengadilan Bangkok pada Sabtu (8/8). Mereka menuntut pembebasan dua orang aktivis pro-demokrasi yang mengorganisir aksi demonstrasi anti-pemerintah di Bangkok pada Senin awal pekan ini.

Aktifis HAM, Anon Nampa, 35 tahun, dan seorang mahasiswa, Panupong Jasnok, 23 tahun, ditangkap pada Jumat (7/8) dan ditahan terkait adanya aksi protes yang mendesak adanya demokrasi di Thailand.

"Kepada siapa pengadilan berpihak di negara ini?" kata Parit Cheewarak, seorang pemimpin mahasiswa, saat berorasi di depan pengunjuk rasa pada Sabtu (8/8) dikutip dari Reuters.


Kontra Intelijen AS Waspadai China dan Rusia Intervensi Pemilu AS

"Tidak peduli betapa seniornya anda, anda tidak berada di atas tanpa pajak yang membayarkan gaji anda," ujarnya.

Massa kembali turun ke jalan di sejumlah kota di Thailand untuk mendesak Perdana Menteri Prayuth Chan-o-cha untuk turun karena mengeluarkan amandemen konstitusi militer tertulis, yang dianggap menjadi sebuah jaminan kemenangan bagi pihak Prayuth pada pemilu tahun lalu.

Pada aksi protes awal pekan ini, Anon mendesak adanya reformasi di dalam pemerintahan monarki Thailand, meski demikian, polisi menangkap dan menahan aktifis tersebut karena melanggar aturan social distancing yang diberlakukan guna mencegah penyebaran virus Covid-19.

FIlipina Segera Uji Coba Obat Covid-19 Buatan Jepang, Avigan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia