logo


Bukan FPI, Budi Djarot Sebut Rizieq Shihab yang Seharusnya Laporkan Dirinya

Budi mempertanyakan status organisasi masyarakat (Ormas) FPI yang telah melaporkannya ke Polda Metro Jaya.

7 Agustus 2020 19:16 WIB

Imam Besar Front Pembela Islam, Rizieq Shihab.
Imam Besar Front Pembela Islam, Rizieq Shihab. REUTERS/Darren Whiteside

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pimpinan Gerakan Jaga Indonesia (GJI) Boedi Djarot mengaku tak ambil pusing soal pelaporan dirinya atas tudingan menghina Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab.

Namun, ia mempertanyakan status organisasi masyarakat (Ormas) FPI yang telah melaporkannya ke Polda Metro Jaya. Pasalnya, kelompok itu dinilai sudah ilegal.

"Saya tidak keberatan karena ini negara hukum, kalau ada pihak yang merasa dirugikan silakan laporkan saya. Sekarang yang mengadukan saya ini kan kebetulan FPI. Kedudukan FPI ini kan bukan ormas, sudah ilegal. Jadi kalau mereka laporkan saya, syarat formilnya harus dipenuhi," kata Boedi kepada wartawan, Jumat (7/8).


Anggota FPI Diserbu saat Pasang Spanduk Rizieq Shihab, Begini Penjelasan Polisi

Boedi menyebut Rizieq Shihab yang seharusnya membuat laporan. Jika pentolan FPI itu menyerahkan kuasa, dia ingin memastikan syarat formil dipenuhi.

"Kemudian pengaduan ini kan harus yang bersangkutan yang harus melaporkan saya. Katakanlah, diduga orang dalam foto itu adalah Rizieq. Ya Rizieq yang lapor ke polisi. Tapi kemudian pertanyaan kedua, yang bersangkutan kan juga masih dalam proses hukum, statusnya tersangka. Dia lari, mengabaikan supremasi hukum di Indonesia. Kemudian dia menguasakan, kita lihat dulu, pemberi kuasa itu bagaimana statusnya," jelasnya.

Sebelumnya, Tim Bantuan Hukum FPI menuding Budi Djarot telah menghina Rizieq Shihab melalui sebutan 'sampah' saat berorasi dalam aksi unjuk rasa di depan gedung DPR beberapa waktu lalu.

Pelaporan Boedi Djarot ini diketahui tak berkaitan dengan upaya pembakaran poster Habib Rizieq yang dilakukan belum lama ini.

Sindir Rizieq Shihab, Denny Siregar: Kalau Cinta Indonesia, Kenapa Kabur ke Arab?

Halaman: 
Penulis : Iskandar