logo


China Kecam Negosiasi Perdagangan Senjata AS-Taiwan

China menganggap hal tersebut melanggar prinsip kedaulatan mereka

7 Agustus 2020 16:00 WIB

Drone Militer
Drone Militer istimewa

BEIJING, JITUNEWS.COM - China mengecam langkah AS yang menjual persenjataan kepada Taiwan. Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin dalam sebuah konferensi pers.

"Penjualan senjata AS kepada Taiwan sangat melanggar prinsip 'One China' dan harus dihentikan," katanya dilansir dari Sputnik news pada Jumat (7/8).

Kantor berita Reuters pada Kamis (6/8) mengabarkan bahwa Washington tengah menjalin negosiasi terkait penjualan senjata dan drone atau pesawat nirawak militer canggih dengan Taiwan, menurut sejumlah narasumber yang tidak disebutkan namanya. Namun, penjualan tersebut masih harus mendapatkan persetujuan dari Kongres terlebih dahulu sebelum diselesaikan.


Kematian Akibat Covid-19 di AS Diprediksi Meroket Hingga 300 Ribu pada Desember 2020

Pada bulan lalu, Taiwan telah mengajukan proposal pembelian alutsista kepada Amerika Serikat dengan total anggaran mencapai USD 620 juta untuk meningkatkan kemampuan pertahanan negara dari ancaman militer Beijing.

Sementara itu, Beijing berulang kali menyebut Taiwan merupakan salah satu isu yang sangat sensitif dalam ketegangan hubungan mereka dengan Washington, mengingat China mengklaim bahwa Taiwan masih menjadi salah satu bagian dari teritorial mereka.

Kunjungi Lokasi Ledakan Beirut, Presiden Perancis Jamin Bantuan Tidak Berada di Tangan Koruptor

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia