logo


Diam-diam, AS Lakukan Negosiasi Penjualan Drone Tempur dengan Taiwan

AS dikabarkan tengah bernegosiasi dengan Taiwan soal jual beli pesawat nirawak (drone) tempur

7 Agustus 2020 12:48 WIB

Drone Tempur
Drone Tempur istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Amerika Serikat dikabarkan tengah menjalin negosiasi mengenai penjualan senjata drone atau pesawat nirawak militer canggih dengan Taiwan. Kerjasama tersebut tentunya akan meningkatkan ketegangan yang terjadi dalam hubungan kedua negara, baik AS maupun Taiwan dengan China.

Hal tersebut disampaikan oleh sejumlah sumber Reuters yang tidak disebutkan namanya.

Dilansir dari Reuters pada Jumat (7/8), drone buatan AS yang bernama The Sea Guardian, diketahui memiliki daya jelajah hingga 6,000 mil laut atau lebih dari 11,100 kilometer, yang tentunya jauh diatas kemampuan drone yang dimiliki oleh Taiwan saat ini yang hanya mampu beroperasi sekitar 160 mil.


AS Cabut Larangan Perjalanan Internasional

Meskipun demikian, namun masih belum jelas apakah penjualan drone tersebut disertai dengan persenjataannya.

Kesepakatan tersebut harus mendapatkan persetujuan dari Kongres terlebih dahulu yang kemungkinan pemberitahuan resmi baru akan mereka dapatkan pada bulan depan.

Jika disetujui, maka itu akan menjadi penjualan drone militer AS yang pertama usai Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana peningkatan penjualan drone mereka dengan memberlakukan kesepakatan Missile Technology Control Regime (MTCR).

Salah seorang narasumber mengatakan bahwa Taiwan sendiri telah mengajukan permohonan pembelian drone dan senjata militer dari AS pada awal tahun 2020 lalu, dimana pada pekan lalu AS mengirimkan sejumlah data dan tawaran harga untuk proses negosiasi tersebut. Jika dilihat dari penjualan AS sebelumnya, maka kesepakatan dengan Taiwan tersebut bernilai lebih dari USD 600 juta.

Taiwan sendiri saat ini tengah meningkatkan kemampuan pertahanan mereka guna menghadapi peningkatan ancaman yang dilakukan oleh Beijing, yang menggelar latihan militer di Selat Taiwan.

Saat AS telah melatih dan memberikan pasokan senjata kepada militer Taiwan, disisi lain China masih lebih superior dalam hal jumlah anggota maupun teknologi persenjataan daripada Taiwan.

Sementara itu, hubungan AS-China kini tengah berada dalam titik terendah sejak beberapa dekade belakangan, terkait dengan isu spionase, perang dagang, masalah Hong Kong, hingga isu terkait penyebaran virus Covid-19.

Trump Sebut Vaksin Covid-19 Tersedia Sebelum Pemilu AS Digelar

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia