logo


Sering Blunder Kebijakan, Pengamat: Jokowi Kerap Berakrobat Sendiri

Andi menduga Jokowi kurang koordinasi dengan beberapa menterinya.

7 Agustus 2020 12:45 WIB

Presiden Jokowi
Presiden Jokowi Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat politik Universitas Nasional, Andi Yusran menyoroti realisasi insentif bagi tenaga kesehatan penanganan pandemi Covid-19 yang tertunda.

Andi menyarankan Presiden Joko Widodo untuk turun tangan mengatasi persoalan tersebut.

Menurutnya, Jokowi sangat sering melakukan blunder politik yang berujung persepsi dirinya tidak menepati janji dengan baik.


Ingatkan KAMI soal Kritik, Istana: Jangan Gunakan Isu yang Tidak Bisa Dipertanggungjawabkan

“Blunder kebijakan itu terjadi karena Jokowi kerap ‘berakrobat’ sendiri dalam menjanjikan kebijakan padahal kebijakan tersebut bersifat ‘out of box’ artinya di luar perencanaan kebijakan yang telah dirancang oleh pemerintah,” kata Andi Yusran, dilansir dari Pojoksatu, Jumat (7/8).

Doktor Politik Universitas Padjajaran itu menduga Jokowi kurang koordinasi dengan beberapa menterinya. Sehingga realisasi kebijakannya tak sesuai dengan peta keuangan negara.

“Bisa jadi janji itu dikeluarkan oleh Jokowi tanpa ada kordinasi dengan menteri-menterinya, utamanya menteri keuangan sehingga peta keuangan negara luput dari pertimbangan dan mengganggu citra publik pemerintah di mata rakyat,” terang Andi.

Gibran Ditantang Gerakan Kotak Kosong, FX Rudy: Nggak Masalah, Saya Tanggung Jawab

Halaman: 
Penulis : Iskandar