logo


Kasus Penghina Ahok Masih Berlanjut, Polisi: Yang Bersangkutan Tidak Ditahan, Tapi Wajib Lapor

Berkas perkara akan dikirimkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU)

7 Agustus 2020 08:30 WIB

Basuki Tjahaja Purnama / Ahok
Basuki Tjahaja Purnama / Ahok Detikcom

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan bahwa kasus pencemaran nama baik kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) masih berlanjut. Pihaknya akan segera mengirim berkas perkara ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Sekarang perkembangan kita melengkapi berkas perkara yang ada untuk segera kita kirimkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU)," kata Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (6/8/2020).

Yusri menjelaskan bahwa pelaku penghina Ahok KS (67) ditangkap di wilayah Bali, sementara EJ (47) dibekukan di wilayah Medan, Sumatera Utara. Kasus yang menjerat keduanya masih berlanjut karena Ahok belum mencabut laporannya meski tersangka sudah meminta maaf.


Hadi Pranoto Tuntut Balik Muannas Alaidid, Pengacara Siapkan Bukti Rekaman Video

"Saya sampaikan sampai saat ini belum ada statement dari pada saudara pelapor baik melalui pengacaranya sampai saat ini proses masih terus berjalan, jadi belum ada statement pelapor memaafkan, atau mencabut laporan, ini tidak ada. Ini proses masih terus berjalan," jelasnya.

Kedua tersangka terancam hukuman penjara maksimal 4 tahun. Mereka dipersangkakan dengan pasal 27 ayat 3 dan Pasal 45 ayat 3 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Yang bersangkutan tidak kita tahan, karena ancaman di bawah 5 tahun. Tapi kita kenakan wajib lapor," pungkasnya.

 

Kasus Anji Naik Tahap Penyidikan, Polisi: Kita Akan Panggil Saksi Ahli Bahasa

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati