logo


Indonesia Sebagai Negara Agraris Harus Mempunyai Food Estate

Food estate salah satu yang diharapkan bisa berkontribusi positif dalam kondisi apapun untuk menjaga ekonomi

6 Agustus 2020 22:30 WIB

Petani memikul padi hasil panen.
Petani memikul padi hasil panen. dok. Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian, Kemenko Perekonomian, Musdalifah Machmud berharap lumbung pangan (Food Estate) berbasis korporasi petani mampu untuk menjaga ekonomi Indonesia.

Demikian disampaikan Musdalifah Machmud dalam sebuah FGD bertemakan ‘Pembangunan Food Estate untuk Mewujudkan Ketahanan Nasional di Bidang Pangan’ yang digelar secara virtual, Kamis (6/7/2020).

Sektor pertanian disebutnya mampu meningkatkan kontribusi dan tetap pada laju pertumbuhan positif. Dimana hal itu berdasarkan hasil rilis produk domestik bruto (PDB) nasional oleh Badan Pusat Statistik.


Program Lumbung Pangan Baru di Kallteng, Kementerian PUPR Programkan Rehabilitasi 85.500 ha

"Food estate salah satu yang diharapkan bisa berkontribusi positif dalam kondisi apapun untuk menjaga ekonomi,” tuturnya.

Menurutnya Indonesia sebagai negara agraris harus memiliki food estate. Beras yang menjadi makanan pokok masyarakat Indonesia harus diprioritaskan di tahap pertama food estate.

Dia mengatakan hal ini bukan berarti mengesampingkan upaya bersama untuk melakukan diversifikasi pangan ke makanan non beras.

“Ini harus kita bangkitkan dan dijalankan. Masyarakat yang kehilangan pekerjaan bisa terserap di sini," pungkasnya.

Prabowo Ditunjuk Garap Proyek Lumbung Pangan, NasDem: Kemenhan Tidak Bisa Berdiri Sendiri

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar