logo


Risma Sebut Surabaya Zona Hijau, Ini Kata Jubir Satgas Covid-19

Zonasi Covid-19 secara resmi hanya dilakukan oleh Satgas.

6 Agustus 2020 19:14 WIB

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyebut bahwa Surabaya zona hijau karena tingkat penularan virus corona (Covid-19) menurun.

Menanggapi klaim Risma tersebut, jubir Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan zonasi Covid-19 secara resmi hanya dilakukan oleh Satgas.

"Jadi zonasi nasional secara resmi hanya dilakukan oleh Satgas Covid-19 dan bisa diakses melalui www.covid19.go.id dengan suatu sistem yang disebut BLC, bersatu lawan Covid, di sini terlihat semua data dari seluruh kabupaten/kota, terintegrasi jadi satu, data real yang didapat dari pengumpulannya yang diintegrasikan, dikoleksi oleh Kemenkes dan kemudian diintegrasikan jadi satu di dalam Covid-19," kata Wiku dalam siaran YouTube Setpres, Kamis (6/8).


Satgas: COVID-19 Masih Belum Dapat Diprediksi Akan Berlangsung Sampai Kapan.

Wiku mengatakan bahwa data Covid-19 yang dihimpun tim Satgas berdasarkan epidemiologi hingga pelayanan kesehatan.

"Jadi silakan akses data ini, dan ini adalah jadi acuan kita bersama karena ada 15 indikator yang digunakan, seperti tadi kami sampaikan berdasarkan epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat, dan pelayanan kesehatan," jelas Wiku.

Sebelumnya, Risma menyebut bahwa Surabaya sudah zona hijau.

"Di mana kondisi Surabaya sudah (zona) hijau, yang artinya penularannya kita sudah rendah," kata Risma saat telekonferensi dengan pedagang serta perwakilan masyarakat yang tinggal di wilayah Kecamatan Gunung Anyar, Minggu (2/8).

Ketua Satgas Sebut Berbahaya Jika Publik Figur Bicara Tentang Klaim Obat Covid-19

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata