logo


Ingatkan KAMI soal Kritik, Istana: Jangan Gunakan Isu yang Tidak Bisa Dipertanggungjawabkan

Pemerintah menghargai setiap kritik dari semua pihak, termasuk KAMI.

6 Agustus 2020 15:35 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Donny Gahral Adian menghargai sikap kritis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Namun, ia mengingatkan betapa pentingnya fakta dalam mendasari suatu kritik, buka sekadar rumor saja.

"Tunjukkan di mana kesalahannya tapi jangan menggunakan isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan," kata Tenaga Ahli Utama jebolan Universitas Indonesia ini ketika dihubungi Tagar, Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2020.

Seperti diketahui, eks Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsuddin dan sejumlah tokoh lainnya mendeklarasikan KAMI di kawasan Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan pada Minggu, 2 Agustus 2020.


Rocky Gerung Sebut Jokowi Harus Jalani 3 Rapid Test, Untuk Apa Saja?

Pembentukan gerakan itu  juga dihadiri oleh mentan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu, akademisi Rocky Gerung, bekas Komisaris Utama PT. Pelindo Refly Harun.

Said menjelaskan lahirnya KAMI merupakan bentuk keprihatinan kepada bangsa Indonesia. Orang-orang yang berada di dalam KAMI menilai perjalanan bangsa Indonesia telah melenceng dari cita-cita pendirinya.

"Oleh karena itu kita berkumpul untuk betul-betul ingin menyelamatkan NKRI, bukan menyelamatkan pemerintah," kata Said Didu.

Rocky Tuding Jokowi Lakukan Prostitusi Politik, Istana: Sulit Dimengerti

Halaman: 
Penulis : Iskandar