logo


Rocky Tuding Jokowi Lakukan Prostitusi Politik, Istana: Sulit Dimengerti

Menurut Donny, Jokowi merupakan sosok pemimpin yang punya integritas dan kapabilitas.

6 Agustus 2020 13:00 WIB

Rocky Gerung
Rocky Gerung Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian tak ingin menanggapi lebih jauh soal pernyataan Rocky Gerung yang menyebut Presiden Joko Widodo melakukan prostitusi politik.

Donny menilai ucapan Rocky hanya sebatas tudingan kosong sehingga tidak perlu ditanggapi.

"Saya kira kalau konsep yang tidak bisa dimengerti orang banyak, tidak perlu ditanggapi. Tidak ada transaksi (transaksi politik) apa-apa. Itu tudingan-tudingan kosong," ujar Donny, seperti dikutip dari Suara.com, Kamis (6/8).


Rocky Gerung Sebut Jokowi Harus Jalani 3 Rapid Test, Untuk Apa Saja?

Menurutnya, Jokowi merupakan sosok pemimpin yang punya integritas dan kapabilitas. Jadi, lanjut dia, Jokowi mustahil melakukan transaksi politik atau prostitusi politik seperti yang dituduhkan Rocky.

"Pak Jokowi orang yang punya integritas kita tahu kapabilitasnya, tidak mungkin dia (Jokowi) transaksi politik," tegasnya.

Dia lantas menganggap tudingan Rocky kepada Jokowi tak beralasan. Selain itu, pernyataan Rocky dinilai sulit dipahami.

"Jadi saya kira cara Rocky tidak berdasar dan yang paling penting sulit dimengerti," tukasnya.

Sebelumnya, Rocky Gerung membandingkan Presiden Jokowi dengan artis FTV Hana Hanifah yang sempat tertangkap polisi karena terlibat dalam kasus prostitusi online.

Rocky menyebut keduanya memiliki kesamaan, yakni melakukan prostitusi karena terlibat suatu transaksi. Dia menerangkan prostitusi yang secara mendasar berarti transaksi.

Penyataan itu menyusul sikap Jokowi yang mengundang Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo ke Istana Negara. Purnomo mengaku ditawari jabatan strategis lain oleh Jokowi karena tak diberikan kursi Calon Wali Kota Solo oleh PDI-P yang lebih mendukung Gibran Rakabuming Raka.

Jokowi Terbitkan Inpres Tentang Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan: Teguran Hingga Denda

Halaman: 
Penulis : Iskandar