logo


Bill Gates Minta AS Bantu Negara-Negara Miskin dalam Penyediaan Vaksin Covid-19

Sejumlah pakar khawatir jika vaksin Covid-19 hanya akan dimonopoli oleh sejumlah negara saja. Oleh karena itu, Bill Gates meminta AS untuk membantu penyediaan vaksin Covid-19 bagi negara-negara miskin

6 Agustus 2020 11:30 WIB

Bill Gates
Bill Gates NBC

NEW YORK, JITUNEWS.COM - Pendiri Microsoft, Bill Gates, mendesak pemerintah AS untuk membantu negara-negara yang belum berkembang dalam penyediaan vaksin Covid-19. Ia meminta pemerintah untuk meningkatkan anggaran hingga USD 8 miliar untuk membantu negara miskin di dunia dalam menangani wabah Covid-19 dan penyediaan vaksin.

Bill Gates sendiri telah menyalurkan donasi lebih dari USD 350 juta melalui yayayan kemanusiaan miliknya, Bill&Melinda Foundation, untuk penelitian terkait penyakit menular.

"Kami berupaya untuk memastikan bahwa kita dapat mengakhiri (wabah Covid-19) ini, tidak hanya di negara-negara maju," kata Bill Gates dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg.


Walikota Hiroshima Minta Pemerintah Jepang Join Kesepakatan Anti Senjata Nuklir

Salah satu orang terkaya di dunia tersebut berharap vaksin Covid-19 akan tersedia pada awal 2021 mendatang, meskipun ia menilai vaksin tersebut tidak ideal untuk mencegah penyebaran Covid-19. Namun, ia optimis bahwa adanya inovasi dalam diagnosa, perawatan dan vaksin akan membawa dunia keluar dari situasi pandemi pada akhir tahun 2021 mendatang.

"Akhir yang sebenarnya datang saat infeksi natural dan vaksin dapat membuat kita memiliki (kekebalan) herd immunity," ujar Bill Gates.

Sejauh ini, beberapa kandidat vaksin Covid-19 tengah dikembangkan di sejumlah negara, dimana Inggris, Uni Eropa, Jepang, dan AS telah menandatangani kesepakatan terkait ketersediaan pasokan 1,3 miliar dosis vaksin. Hal tersebut memunculkan kekhawatiran jika nantinya vaksin hanya akan dimonopoli oleh negara-negara tersebut.

Menlu China Sebut Beijing Tak Tertarik Perang Diplomatik dengan AS

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia