logo


Sebut Pemerintah Telat Tangani Covid-19, PDIP: Jangan Jubir Ngomong, Menteri Ngomong Agak Beda

Politikus PDIP menilai penanganan Covid-19 di Indonesia terlambat dibanding negara lain

6 Agustus 2020 05:00 WIB

Johan Budi Sapto Pribowo
Johan Budi Sapto Pribowo Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Johan Budi Sapto Prabowo mengkritik pemerintah dalam menangani wabah Covid-19. Menurutnya, kinerja pemerintah terlambat dibanding negara lain yang sudah jauh-jauh hari mengambil langkah penanganan wabah corona.

"Ketika awal-awal sudah ada peristiwa mereka telah terapkan protokol itu walau belum ada yang kena. Indonesia menurut saya terlambat," kata Johan Budi saat webinar yang diselenggarakan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (5/8/2020).

Ia juga mengkritik penunjukan juru bicara penanganan Covid-19 yang dinilainya terlambat. Penunjukan dilakukan setelah kasus corona meningkat. Ia pun lantas membandingkan dengan sejumlah negara yang tidak menunjuk juru bicara, namun langsung dilakukan oleh kepala negara.


Muannas Duga Hadi Pranoto Jualan Produk dengan Modus Seolah Temukan Obat Covid-19

"Penunjukan jubir menurut saya juga agak terlambat. Beberapa negara itu kepala negaranya yang berbicara. Singapura, Amerika Serikat bahkan, walau agak beda sikap (Presiden AS Donald) Trump, tapi dalam pandemi ini yang bicara adalah kepala negara," ujarnya.

Meski demikian, Johan Budi tidak mempermasalahkan adanya jubir penanganan Covid-19. Asalkan yang disampaikan jubir tak bertentangan dengan apa yang disampaikan menteri.

"Jangan kemudian Jubir ngomong, menteri ngomong agak berbeda," lanjutnya.

Achmad Purnomo Bantah Tawarkan Sejumlah Uang untuk Munculkan Rival Gibran

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati