logo


Desak Adanya Revolusi di Lebanon, Mia Khalifa: Serahkan Lebanon kepada Rakyat

Mantan bintang film dewasa, Mia Khalifa, mendesak pemimpin politik Lebanon untuk mengundurkan diri

5 Agustus 2020 17:15 WIB

Mia Khalifa
Mia Khalifa istimewa

BEIRUT, JITUNEWS.COM - Salah satu komentator televisi sekaligus mantan bintang film dewasa kelahiran Lebanon, Mia Khalifa mendesak adanya revolusi pada pemerintahan di negaranya. Ia menilai hal tersebut akan meningkatkan kemungkinan penyelesaian krisis perekonomian yang semakin memburuk di sana. Pernyataan tersebut ia munculkan usai terjadinya insiden ledakan besar di pelabuhan Beirut pada Selasa (4/8).

Melalui unggahan story instagramnya, Mia Khalifa menulis: "Serahkan Lebanon kepada rakyat."

"Semua pemimpin politik harus segera mengundurkan diri atau mereka akan diturunkan, karena (situasi) ini tidak memungkinkan bagi rakyat untuk tetap hidup," tulis mantan aktris tersebut dalam instagram story-nya, dilansir dari Sputnik news pada Rabu (5/8).


Donald Trump Sebut Wabah Covid-19 di AS Terkendali

"Koruptor pengecut," tambahnya.

Dalam unggahan lainnya, ia juga membagikan rekaman video yang memperlihatkan kondisi Beirut pasca-ledakan. Ia juga meminta para pengikut akun instagramnya untuk menyalurkan donasi kepada seluruh masyarakat yang terdampak insiden ledakan Beirut.

"Masa kecil saya tidak pernah se-berharga ini," katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Keamanan Lebanon, Jenderal Abbas Ibrahim mengatakan bahwa ledakan tersebut diduga berasal dari sebuah gudang di pelabuhan yang penyimpanan bahan peledak dalam jumlah besar.

Menurut data petugas medis, sedikitnya 4000 warga Beirut terluka dan lebih dari 100 tewas akibat insiden tersebut. Walikota Beirut menyebut bahwa ledakan tersebut merusak setengah dari keseluruhan gedung dan bangunan yang ada di kota tersebut.

Mia Khalifa Duga Ada Konspirasi di Balik Ledakan Lebanon

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia