logo


Ledakan Beirut, Donald Trump: Terlihat Seperti Serangan yang Buruk

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menilai ledakan yang terjadi di ibukota Lebanon, Beirut, bukan murni kecelakaan

5 Agustus 2020 13:15 WIB

Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. REUTERS

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengungkapkan bela sungkawa nya kepada Lebanon atas terjadinya insiden ledakan di pelabuhan Beirut pada Selasa (4/8). Trump menyebut ledakan tersebut merupakan sebuah serangan, dimana pernyataan tersebut sangat bertolak belakang dengan pernyataan dari pemerintah Lebanon yang menilai ledakan tersebut merupakan kecelakaan industri.

"Doa kami bersama semua korban dan keluarganya," kata Trump di Gedung Putih beberapa jam setelah insiden tersebut terjadi, dilansir dari Sputnik pada Rabu (5/8).

"Kami memiliki hubungan yang baik dengan rakyat Lebanon dan kami akan berada di sana untuk membantu," lanjutnya.


Meski Bermusuhan, Israel Tawarkan Bantuan Kemanusiaan kepada Lebanon

"Itu terlihat seperti serangan yang buruk. Itu seperti bom atau semacamnya," imbuh Trump.

"Itu juga terlihat seperti (sebuah serangan) berdasarkan ledakannya. Saya telah bertemu dengan sejumlah jenderal dan mereka juga tampaknya merasakan hal yang sama. Itu bukan merupakan ledakan industrial. Itu terlihat seperti, menurut jenderal-jenderal tersebut,...sebuah serangan," tegas Trump.

Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan dahsyat yang menewaskan puluhan orang dan melukai ribuan warga Beirut tersebut belum dapat dipastikan. Pemerintah Lebanon curiga ledakan berasal dari sebuah gudang yang berada di kawasan pelabuhan tersebut, dimana menyimpan bahan jenis amonium nitrat dalam jumlah yang sangat besar.

Perdana Menteri Lebanon, Hassan Diab, mengatakan bahwa pihaknya akan mengusut tuntas peristiwa tersebut dan mendesak Presiden Michel Aoun untuk menetapkan status darurat nasional selama dua pekan ke depan.

Presiden Belarus Sebut Rusia Bohong Soal Pengiriman Tentara Bayaran

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia