logo


Meski Bermusuhan, Israel Tawarkan Bantuan Kemanusiaan kepada Lebanon

Sejumlah negara internasional menyatakan dukungan dan bantuan mereka kepada Lebanon

5 Agustus 2020 12:14 WIB

Ledakan di Beirut
Ledakan di Beirut Al Jazeera

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sejumlah pemimpin negara di dunia telah menawarkan bantuan dan dukungannya kepada Lebanon, menyusul terjadinya insiden ledakan dahsyat di sebuah pelabuhan yang berada di Beirut pada Selasa (4/8).

Meskipun penyebab ledakan sejauh ini masih belum belum diketahui secara jelas, namun sejumlah pejabat keamanan setempat mengatakan bahwa sebuah gudang di pelabuhan tersebut menyimpan bahan peledak jenis amonium nitrat dalam jumlah besar.

Berikut beberapa respon dan pernyataan dari sejumlah negara lain terkait insiden tersebut, dilansir dari Al Jazeera:


Israel Serang Suriah, PM Netanyahu: Untuk Mempertahankan Negara Kami

Perancis

Presiden Perancis Emanuel Macron menyampaikan bela sungkawa kepada warga Lebanon dan menyatakan bahwa pihaknya akan mengirimkan bantuan untuk proses penyelidikan di sumber ledakan.

"Saya mengungkapkan solidaritas persaudaraan kepada rakyat Lebanon usai terjadinya ledakan yang menyebabkan banyak korban jiwa serta kerusakan di Beirut. Perancis berdiri bersama Lebanon. Selalu. Bantuan dan peralatan Perancis tengah dikirim ke lokasi (sumber ledakan)," kata Macron melalui cuitan Twitternya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Perancis Jean-Yves Le Drian juga mengirimkan sebuah pesan dukungan kepada Lebanon. Ia menyatakan bahwa Perancis siap untuk membantu semua keperluan pemerintah Lebanon.

Jerman

Kementerian Luar Negeri Jerman mengatakan bahwa sejumlah staf Kedutaan Besar Jerman di Beirut juga terluka dalam insiden tersebut. Pasalnya, lokasi kantor Kedubes Jerman tak jauh dari lokasi ledakan.

"Kerusakan yang ada di gedung Kedubes Jerman untuk saat ini masih belum dapat diukur," kata Menteri Luar Negeri Jerman.

Kanselir Jerman, Angela Merkel, melalui juru bicaranya, mengatakan bahwa dirinya sangat terkejut atas peristiwa tersebut dan berjanji mengirimkan bantuan untuk Lebanon.

Iran

Javad Zarif, Menteri Luar Negeri Iran, mengatakan bahwa Teheran siap untuk membantu dan mendukung Lebanon. Ia juga meminta Lebanon untuk "tetap kuat."

"Pikiran dan doa kami selalu menyertai rakyat Lebanon yang sangat tabah," cuitnya.

"Seperti biasanya, Iran sangat siap untuk mengirimkan bantuan yang dibutuhkan. Tetap kuat, Lebanon," tambahnya.

Israel

Israel juga menyatakan pihaknya telah menawarkan bantuan kemanusiaan kepada Lebanon melalui pihak luar negeri karena kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik.

Dibawah instruksi Menteri Pertahanan Benny Gantz dan Menteri Luar Negeri Gabi Ashkenazi, Israel akan melakukan pendekatan kepada Lebanon melalui jalur diplomatik dan pertahanan internasional, guna menawarkan bantuan medis dan kemanusiaan kepada pemerintah Lebanon.

Italia

Menteri Luar Negeri Italia, Luigi Di Maio juga berharap Lebanon dapat pulih dari dampak insiden ledakan tersebut dalam waktu dekat.

"Italia merupakan salah satu negara sahabat Lebanon, pada momen tragis ini. Pikiran kami bersama keluarga para korban. Kami mengungkapkan bela sungkawa kami, dan bagi korban luka, kami berharap dapat segera pulih," kata Di Maio.

Ledakan Beirut, Saksi Mata: Saya Tidak Percaya Saya Bisa Selamat

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia