logo


Israel Serang Suriah, PM Netanyahu: Untuk Mempertahankan Negara Kami

Perdana Menteri Israel menybut serangan yang mereka lakukan di wilayah Suriah hanyalah untuk mempertahankan diri

5 Agustus 2020 10:08 WIB

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Istimewa

TEL AVIV, JITUNEWS.COM - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan bahwa pihaknya akan membalas semua ancaman yang ditujukan kepada Israel usai mereka menyerang militer Suriah dalam upaya mempertahankan dataran tinggi Golan.

"Kami akan melakukan apa yang perlu dilakukan untuk mempertahankan negara kami," katanya saat berkunjung di fasilitas militer Israel, dikutip dari Al Jazeera pada Rabu (5/8).

Israel pada Senin (3/8) lalu meluncurkan sejumlah serangan udara kepada sejumlah terget militer di Suriah selatan. Militer Israel menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan aksi balasan mereka atas sejumlah upaya percobaan peledakan di dataran tinggi Golan, yang telah dikuasai oleh Israel sejak tahun 1967 silam.


Tak Ada Alasan bagi China untuk Takut Perang Dagang dengan AS, Kenapa?

Kantor berita Suriah, Sana, mengatakan bahwa sejumlah helikopter Israel telah menyerang beberapa fasilitas militer Suriah di Quneitra. Serangan tersebut tidak memakan korban jiwa.

Sementara itu, sejumlah agen berita Israel melaporkan bahwa aksi yang dilakukan pada Senin tersebut merupakan respon Israel atas meningkatnya ancaman yang dilakukan oleh militan Hizbullah yang mendapat dukungan dari Iran.

Ketegangan yang terjadi di perbatasan Suriah-Israel beberapa pekan belakangan meningkat usai serangan Israel di ibukota Damaskus pada dua pekan lalu menewaskan seorang tentara Hizbullah. Sejak saat itu, Israel meningkatkan jumlah pasukan mereka di perbatasan ketiga negara, Israel-Lebanon-Suriah.

Pada pekan lalu, Israel juga menyatakan bahwa mereka berhasil menghalau upaya penyusupan yang dilakukan oleh pasukan Hizbullah dari wilayah Lebanon.

Untuk diketahui, sejak tahun 2011 lalu, Israel telah meluncurkan ratusan serangan di wilayah Suriah, dimana pasukan pemerintah Suriah dan Hizbullah menjadi sasaran utama mereka.

Ledakan Beirut, PM Lebanon: Tidak akan Berlalu Begitu Saja Tanpa Pertanggung-jawaban

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia