logo


Kantongi Rp 2,47 M dari Denda PSBB, Satpol PP Jakarta Sebut Paling Banyak Tak Gunakan Masker

Pelanggaran terbanyak yakni tidak menggunakan masker

5 Agustus 2020 06:00 WIB

Masyarakat menggunakan masker
Masyarakat menggunakan masker ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Satpol PP Jakarta mengatakan bahwa pihaknya telah menerima uang denda dari pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebasar Rp 24,7 miliar. Sejumlah pelanggaran didominasi warga yang tidak menggunakan masker.

"Total denda yang diterima sampai dengan minggu ini Rp 2.470.710.000. Itu dari sektor, pelanggaran penggunaan masker, fasilitas umum, kemudian sosial budaya," kata Kepala Satpol PP Jakarta, Arifin dalam keterangan tertulisnya, Selasa (4/8/2020).

Berdasarkan data Satpol PP, jumlah pelanggar pengguna masker dari tanggal 5 Juni hingga 3 Agustus mencapai 62.198 orang. Sebanyak 55.387 diantaranya diberikan sanksi sosial. Sementara sisanya sebanyak 6.811 orang diberi sanksi denda. Sehingga akumulasi denda yang terkumpul mencapai Rp1.007.560.000.


Jokowi Minta Kepala Daerah Kampanyekan Pemakaian Masker

"Pengawasan dan pendisiplinan penggunaan masker dilakukan di lokasi pemukiman, ruas jalan, dan tempat umum," ujarnya.

Sementara pelanggar fasilitas umum sebanyak 601 dengan rincian 503 pengelola fasilitas umum diberi peringatan tertulis dan sisanya sebanyak 98 diberi hukuman denda. Denda yang terkumpul dari pelanggaran fasilitas umum mencapai Rp369.850.000.

Terakhir, sejumlah 60 kegiatan sosial telah melanggar protokol kesehatan. Sebanyak 8 pengelola diberi peringatan tertulis, 28 disegel, dan 24 diberi sanksi denda. Uang denda yang terkumpul dari pelanggaran ini sebanyak Rp193.500.000

Dukung Program Jokowi, Mendagri Minta Kepala Daerah Sanksi Warga Tak Bermasker

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati