logo


Muhadjir Sebut Kemendikbud Bertugas Benahi Angkatan Kerja Lulusan SD

Muhadjir menyebut bahwa siswa yang tak tamat SMP akan bergabung dengan masyarakat angkatan kerja

4 Agustus 2020 21:45 WIB

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy Kemenko PMK

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bertugas meningkatkan angka partisipasi murni dari usia SD dan SMP.

"Sekarang ini tugas dari Kemendikbud khususnya bagaimana meningkatkan angka partisipasi murni dari usia dini SD sampai SMP. Ini ancaman yang paling bahaya adalah DO (drop out) di tingkat SMP," kata Muhadjir dalam webinar yang digelar oleh Kowani, Selasa (4/8).

Muhadjir menyebut bahwa siswa yang tak tamat SMP akan bergabung dengan masyarakat angkatan kerja tapi dengan kemampuan yang seadanya serta harga yang murah.


Sebut Jumlah Keluarga Miskin di Indonesia Tinggi, Muhadjir: Sesama Keluarga Miskin Besanan

"Banyak sekali yang tidak lulus SMP yang kemudian menjadi angkatan kerja, angkatan kerja murah memang, tapi tentu saja tidak produktif," katanya.

Muhadjir mengatakan bahwa saat ini serapan angkatan kerja paling banyak berasal dari tamatan SD.

"Kalau dilihat dari serapan angkatan kerja kita, itu yang paling banyak tamatan SD. Tingkat pengangguran yang paling rendah, SMP juga relatif rendah," kata Muhadjir.

Nadiem Makarim Dilaporkan Mahasiswa ke Komnas HAM, Golkar: Ibaratnya Adiknya Mau Ngadu

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata