logo


Din Syamsuddin Disebut Kelamaan Nunggu Pilpres 2024, Denny Siregar: Harusnya Bentuk Koalisi Sakit Hati

Din Syamsuddin akan membetuk Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI)

4 Agustus 2020 08:00 WIB

Denny Siregar
Denny Siregar istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pegiat media sosial Denny Siregar turut mengomentari pembentukan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang diinisiasi oleh mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin. Menurutnya, koalisi yang harusnya dibentuk adalah koalisi sakit hati karena telah terlalu lama menunggu Pilpres 2024.

"Ada koalisi dengan bunyi 'Koalisi menyelamatkan Indonesia'. Harusnya yang tepat judulnya, 'Koalisi sakit hati, kelamaan nunggu Pilpres thn 2024'," tulis Denny Siregardi akun Twitter pribadinya, Senin (3/8/2020).

Denny juga meminta ada wajah-wajah cerah dalam KAMI tersebut. Meski demikian, ia tidak memperjelas apa yang dimakud dengan pernyatannya tersebut.


Sejumlah Tokoh Deklarasikan 'Selamatkan Indonesia', Fadli Zon: Relevan Ditengah Ketidakpastian

Sebelumnya, sejumlah tokoh mengadakan pertemuan untuk membentuk KAMI. Mereka mengklaim KAMI adalah gerakan menyelamatkan moral bangsa.

"KAMI, pada pemahaman saya adalah sebuah gerakan moral seluruh elemen-elemen dan komponen bangsa lintas agama, suku, profesi, kepentingan politik kita bersatu, kita bersama-sama sebagai gerakan moral untuk menyelamatkan Indonesia," ujar Din saat deklarasi di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan, Minggu (2/8).

Tokoh-tokoh yang mendeklarasikan pembentukan KAMI diantaranya, matan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, mantan Sekretaris BUMN Said Didu, Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun, dan pakar filsafat Rocky Gerung. Tak hanya itu masih ada beberapa tokoh penting yang juga ikut tergabung dalam KAMI.

Sejumlah Tokoh Deklarasi 'Selamatkan Indonesia', Ruhut: Aku Jadi Tertawa

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati