logo


Minta Polisi Perjelas Kasus Said Didu-Luhut, Politisi Demokrat: Jangan Digantung Karena...

Menurut Ferdinand, publik selama ini telah menantikan kelanjutan kasus tersebut.

2 Agustus 2020 15:00 WIB

Said Didu.
Said Didu. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengapresiasi kinerja kepolisian atas tertangkapnya buronan kasus Bank Bali, Djoko Tjandra.

Dia lantas menyinggung  kasus dugaan ujaran kebencian eks Sekretaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Muhammad Said Didu terhadap Menteri Koodinator (Menko) Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

"Keberhasilan ini masih menyisakan tanda tanya dari publik akan kasus yang ramai diperbincangkan publik yang sedang ditangani oleh Polri yaitu kasus laporan pencemaran nama baik Pak Luhut Pandjaitan oleh Said Didu," ujar Ferdinand, dikutip dari Tagar pada Minggu (2/8).


Disinggung Soal Jokowi Tes Swab, Luhut: Saya Enggak Memikirkan Itu

Ferdinand mempertanyakan bocornya surat panggilan kepada Said Didu yang tertulis berstatus tersangka. Meski tak lama berselang, polisi meralat surat itu dan menyebut Said Didu belum menjadi tersangka dan beralasan masih menunggu hasil digital forensik yang dilakukan oleh penyidik.

"Saya pikir digital forensik ini tak perlu waktu lama karena yang di forensik tidak banyak. Jadi kita pertanyakan kelambatan penanganan kasus ini. Ada apa? Kenapa bisa jadi tidak jelas seperti ini?," kata Ferdinand.

Dia meminta kepolisian untuk memperjelas kelanjutan kasus tersebut. Menurutnya, publik selama ini telah menantikannya.

"Jika memang tak cukup bukti, ya umumkan kasus dihentikan. Jika cukup bukti, umumkan statusnya sebagai tersangka. Jangan digantung karena publik menunggu kasus ini," tambah Ferdinand.

Kementerian BUMN Tunjuk Politikus Gerindra Jadi Komut Asabri, Said Didu: Makin Tega Menghacurkan BUMN

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×