logo


Tidak Dendam ke Penghinanya, Ahok: Aku Diajari Mencintai Musuh

Ahok tetap melanjutkan proses hukum kasus pencemaran nama baik meski pelaku sudah minta maaf

2 Agustus 2020 04:45 WIB

Basuki Tjahaja Purnama / Ahok
Basuki Tjahaja Purnama / Ahok Detikcom

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tetap melanjutkan proses hukum kasus pencemaran nama baik kepada dirinya dan keluarganya, meski kedua pelaku yakni EJ (47) dan KS (67) sudah meminta maaf. Ahok mengaku tidak ada dendam sedikitpun dengan keduanya.

"Dari dulu aku nggak pernah masalah dan nggak pernah dendam siapa pun. Aku diajari bahkan mencintai musuh," kata Ahok seperti dilansir detikcom, Sabtu (1/8/2020).

Menurut Ahok, kedua pelaku tidak tahu bahwa dirinya diajari untuk berdiri diatas kebenaran. Oleh karena itu, ia tetap melanjutkan proses hukum kasus pencemaran nama baik tersebut.


Pelaku Penghina Ahok Tergabung di Veronica Lover, Polisi: Merasa Punya Kesamaan Histori

"Tetapi mereka lupa, aku juga diajari berdiri untuk kebenaran, keadilan, dan kejujuran serta perikemanusiaan," ujarnya.

Sebelumnya, pelaku KS meminta maaf dan mengaku menyesal telah menghina Ahok dan isternya, Puput Nastiti Devi. Ia meminta upaya mediasi dengan alasan sudah lanjut usia dan mengidap penyakit kronis.

"Saya menyesal setelah saya tahu begini, tapi nasi sudah menjadi bubur. Saya harus mencari solusinya dan saya betul-betul minta maaf kepada bapak Basuki Tjahaja Purnama, sekiranya ada jalan untuk mediasi," ujarnya saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Kamis (30/7/2020).

Menyesal Telah Hina Ahok, Pelaku: Kami Tidak Ada Tunggangan Politik

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati