logo


AS Laporkan 1.87 Juta Kasus Covid-19 Selama Bulan Juli Lalu

Amerika Serikat melaporkan adanya peningkatan hingga 1.87 juta kasus Covid-19 selama bulan Juli 2020

1 Agustus 2020 17:15 WIB

Patung Liberty
Patung Liberty istimewa

NEW YORK, JITUNEWS.COM - Kematian akibat virus Corona Covid-19 di Amerika Serikat meningkat hingga lebih dari 25 ribu kasus selama bulan Juli kemarin. Jumlah pasien positif di 19 negara bagian juga mengalami peningkatan dua kali lipat dari sebelumnya. Hal tersebut tentunya menjadi sebuah pukulan terhadap rencana pembukaan kembali perekonomian mereka yang akan dimulai dalam waktu dekat ini.

Pemerintah AS telah melaporkan 1.87 juta kasus baru pada bulan Juli lalu sehingga total jumlah kasus Covid-19 di negara superpower tersebut menembus 4.5 juta kasus, dengan jumlah kematian yang ikut meningkat hingga 20 persen menjadi 154 ribu kematian secara keseluruhan.

Peningkatan terbesar pada bulan Juli terjadi di negara bagian Florida, dengan lebih dari 310 ribu kasus, diikuti California dan Texas yang masing-masing mengalami peningkatan kasus hingga 260 ribu.


Dr Anthony Fauci: Saya Tidak Percaya Virus Covid-19 Akan Hilang

Selain itu, negara bagian Alabama, Alaska, Arizona, Arkansas, Georgia, Hawaii, Idaho, Mississippi, Missouri, Montana, Nevada, Oklahoma, Oregon, CArolina Selatan, Tennessee dan Virginia Barat, juga mengalami peningkatan hingga lebih dari dua kali lipat di banding bulan sebelumnya.

Sedangkan New York, Connecticut, New Jersey dan Massachusetts juga mengalami peningkatan, namun tidak lebih dari 8 persen.

Setelah terjadinya peningkatan yang sangat cepat, wabah Covid-19 mulai stabil negara bagian Arizona, Florida, dan Texas. Meskipun demikian, namun sejumlah pakar kesehatan khawatir jika wabah tersebut telah berpindah ke daerah sebelah barat karena meningkatnya perjalanan wisata musim panas ini.

Meningkatnya wabah Covid-19 di AS membuat negara tersebut mengalami penurunan Produk Domestik Bruto (PDB) hingga 32.9 persen jika dibanding dengan kuartal kedua tahun 2019 lalu. Angka tersebut merupakan penurunan PDB terburuk yang pernah dialami oleh perekonomian AS sejak era masa Depresi Hebat tahun 1930-an.

Pemilu Hong Kong Ditunda, Kesepakatan Ekstradisi Jerman-Hong Kong Dihentikan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×