logo


Sebut Djoko Tjandra Bisa Dipenjara Lebih 2 Tahun, Mahfud: Bisa Diberi Hukuman-hukuman Baru

Djoko Tjandra bisa terkena dugaan pidana penggunaan surat palu dan penyuapan.

1 Agustus 2020 10:15 WIB

kompas.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Buronan kasus pengalihan hak tagih Bank Bali Djoko Tjandra selama 11 tahun berhasil ditangkap kepolisian Indonesia di Malaysia.

Menko Polhukam Mahfud Md mengatakan bahwa Djoko Tjandra bisa diberi hukuman lebih dari dua tahun penjara.

"Djoko Tjandra tidak hanya harus menghuni penjara 2 tahun. Karena tingkahnya dia bisa diberi hukuman2 baru yang jauh lebih lama," kata Mahfud seperti dilihat Jitunews di akun Twitternya @mohmahfudmd, Sabtu (1/8).


Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Gratifikasi Djoko Tjandra, MAKI: Harus Diproses!

Menurutnya, Djoko Tjandra bisa terkena dugaan pidana penggunaan surat palu dan penyuapan.

"Dugaan pidananya, antara lain penggunaan surat palsu dan penyuapan kepada pejabat yang melindunginya," ujarnya.

Mahfud mengatakan bahwa pejabat-pejabat yang melindungi Djoko Tjandra harus dipidanakan.

"Pejabat-pejabat yang melindunginya pun harus siap dipidanakan. Kita harus kawal ini," pungkasnya.

 

Ditangkap Usai 11 Tahun Buronan, Gerindra: Selama Ini Djoko Tjandra Dibiarkan?

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata