logo


Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Gratifikasi Djoko Tjandra, MAKI: Harus Diproses!

MAKI meminta harta dan aset koruptor disita pemerintah

1 Agustus 2020 06:30 WIB

Djoko Tjandra
Djoko Tjandra Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan gratifikasi yang dilakukan oleh terdakwa kasus hak tagih (cassie) Bank Bali, Djoko Tjandra. Menurutnya, ada banyak pihak yang diduga mendapat graifikasi dalam membantu proses pelarian Djoko Tjandra.

"Kalau toh ada dugaan, maka dugaan adanya gratifikasi atau suap, maka ini mestinya sekalian dituntaskan Bareskrim untuk diproses yang menuju ke proses pidana dan penetapan tersangka baru," kata Boyamin dalam keterangan resminya seperti yang dilansir CNNIndonesia.com, Jumat (31/7/2020).

Selain itu, Boyamin juga meminta aparat penegak hukum menyita aset dan kekayaan yang dimiliki oleh koruptor. Ia meyakini momentum penangkapan Djoko Tjandra ini sebagai waktu yang tepat untuk memiskinkan koruptor.


Sebut Penangkapan Djoko Tjandra Belum Puaskan Rakyat, Bamsoet: Masih Ada Puluhan Buronan

"Ini jadi momentum kita semua untuk melakukan pemberantasan korupsi secara signifikan dan juga proses pencopotan-pencopotan karena ada treatment melakukan salah diberi sangsi," ujarnya.

Dketahui, Djoko Tjandra berhasil ditangkap oleh kepolisian di Malaysia pada Kamis malam (30/7/2020). Keberhasilan penangkapan tersebut merupakan kerja sama antara kepolisian Indonesia dengan kepolisian Malaysia.

Pisahkan Sel Tahanan Djoko Tjandra dengan Brigjen Prasetijo, Kabareskim Berikan Alasan Ini

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×