logo


Pasha Berambut Pirang, Mendagri: Sebaiknya Pejabat Negara Memberikan Contoh Etika yang Baik

Tito meminta Pasha bisa menempatkan diri sebagai birokrat yang memiliki kode etik meski berlatar belakang seniman

31 Juli 2020 13:08 WIB

jpnn.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau Pasha 'Ungu' mengecat rambutnya menjadi warna pirang.

Hal itu mendapat perhatian dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Tito mengatakan bahwa meski belum ada aturan mengenai larangan mengecat rambut, seharusnya pejabat negara memberi contoh etika yang baik.

"Belum ada aturannya, tapi sebaiknya sebagai pejabat negara memberikan contoh etika yang baik," kata Tito kepada wartawan di kantor Kemendagri, Jumat (31/7).


Lunturkan Praktik Maksiat, Tito Karnavian Beberkan Hikmah Corona

Tito meminta Pasha bisa menempatkan diri sebagai birokrat yang memiliki kode etik meski berlatar belakang seniman.

"Saya paham mungkin beliau (Pasha) dari latar belakang seni, jiwa beliau itu. Tapi kan beliau juga harus bisa menempatkan antara sebagai seniman dengan sebagai birokrat yang memiliki kode etik, kultur tersendiri sebagai birokrat," ujarnya.

"Saya mengharapkan Mas Pasha juga jiwa birokratnya sekarang lebih kental. Jiwa senimannya nggak harus hilang, tidak. Tapi kan tidak harus artinya dengan cara mengubah penampilan rambut," imbuh Tito.

Bukan Dimakamkan, Tito Sebut Secara Teori Jenazah Covid-19 Terbaik Adalah Dibakar

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata