logo


Wabah Kelaparan di Negara Afrika Semakin Memburuk, WFP Ajukan Tambahan Anggaran

Wabah Covid-19 yang belakangan ini melanda Zimbabwe memaksa pemerintah menerapkan kebijakan lockdown yang memicu krisis ekonomi dan PHK besar-besaran

31 Juli 2020 11:29 WIB

Kelaparan
Kelaparan istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wabah Covid-19 yang melanda benua Afrika membuat krisis pangan yang telah terjadi di sejumlah negara, termasuk Zimbabwe, semakin memburuk. Hal tersebut membuat Badan Program Pangan Dunia (WFP) mengajukan permohonan tambahan anggaran hingga USD 250 juta kepada komunitas internasional untuk mendukung operasi penanganan darurat pangan yang dialami oleh jutaan penduduk di negara itu.

WFP memperkirakan pada akhir tahun 2020 ini, jumlah penduduk Zimbabwe yang berada di dalam bayang-bayang kelaparan meningkat hingga 50 persen mencapai 8.6 juta orang, atau 60 persen dari total penduduk Zimbabwe. Krisis di negara tersebut juga diperparah dengan adanya resesi perekonomian dan adanya pandemi Covid-19.

"Banyak dari keluarga di Zimbabwe saat ini tengah menderita kelaparan, dan kondisi tersebut akan bertambah buruk," kata Lola Castro, Direktur Regional WFP di Afrika Selatan.


Istri Presiden Brazil, Michelle Bolsonaro, Positif Covid-19

"Kami memerlukan komunitas internasional untuk mulai melangkah guna membantu kami dalam mencegah adanya potensi bencana kemanusiaan," tambahnya.

Kebijakan lockdown secara nasional yang diterapkan pada pekan lalu memicu adanya PHK besar-besaran di sejumlah kawasan perkotaan. Hal tersebut memperburuk kondisi kelaparan yang terjadi di wilayah pedesaan karena sebagian besar pengangguran tersebut kembali ke daerah asal mereka.

Tak sampai disitu, adanya hyper-inflasi yang mendera perekonomian Zimbabwe selama ini membuat harga bahan kebutuhan pokok meroket dan tidak lagi terjangkau oleh sebagian besar rakyat Zimbabwe.

Tak Cuma Spanyol, Inggris Juga Berlakukan Aturan Karantina bagi Pendatang dari Luxemburg

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia