logo


Inggris Khawatir Gelombang Kedua Wabah Covid-19 Mulai Terjadi di Eropa

Inggris tetap memberlakukan kebijakan karantina bagi warganya yang kembali dari Spanyol guna mencegah penyebaran Covid-19

30 Juli 2020 16:45 WIB

Bendera Inggris
Bendera Inggris istimewa

LONDON, JITUNEWS.COM - Menteri Kesehatan Inggris, pada Kamis (30/7) mengatakan bahwa pihaknya khawatir dengan adanya gelombang kedua wabah virus Corona di wilayah Eropa. Oleh karena itu, pemerintah Inggris tidak akan segan dalam memberlakukan kembali kebijakan pembatasan sosial dan karantina untuk menjaga negara tersebut tetap aman.

Pada pekan lalu, mereka diketahui telah memberlakukan kembali aturan karantina selama 14 hari bagi warga Inggris yang kembali dari Spanyol.

"Saya khawatir mengenai gelombang kedua. Saya pikir anda dapat melihat adanya gelombang kedua yang mulai terjadi di seluruh daratan Eropa, dan kita harus melakukan semua yang kita bisa untuk mencegah dan menghentikannya," kata Matt Hancock dilansir dari CNA pada Kamis (30/7).


Pro Kontra Penggunaan Istilah Gelombang Kedua dalam Pandemi Covid-19

"Dan (gelombang kedua) ini tidak hanya terjadi di Spanyol...namun ada beberapa negara lain yang mengalami peningkatan jumlah kasus," tambahnya.

Hancock menegaskan bahwa pemerintah Inggris tengah berupaya untuk mempersingkat waktu karantina bagi warga yang kembali dari Spanyol, namun perubahan tersebut bukanlah sebuah hal yang harus dilakukan secepat mungkin.

"Kami berusaha untuk memeriksa kesehatan orang-orang selama masa karantina sehingga mereka aman untuk 'dibebaskan' dengan lebih cepat....Namun kita tidak akan mengumumkan hal tersebut segera," ujarnya dalam wawancara dengan BBC.

Bos Tesla Sering Keluarkan Pernyataan Kontroversial soal Covid-19, Begini Tanggapan Bill Gates

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia