logo


Kewalahan Tangani Pasien Covid-19, Dokter di AS: Saya Tak Bisa Selamatkan Semua Orang

Laju peningkatan kasus Covid-19 di sejumlah negara bagian AS sangat tinggi. Hal tersebut membuat petugas medis di sana kewalahan

30 Juli 2020 10:06 WIB

Petugas medis Covid-19
Petugas medis Covid-19 istimewa

HOUSTON, JITUNEWS.COM - Petugas medis yang kewalahan menangani gelombang kedatangan pasien Covid-19 menjadi pemandangan yang sangat familiar di dalam rumah sakit United Memorial Medical Center (UMMC) di Houston, negara bagian Texas, Amerika Serikat.

Dr. Joseph Varon, Kepala petugas medis di UMMC mengaku khawatir jika dirinya akan segera menghadapi dilema, yang telah dialami oleh banyak dokter yang menangani pasien Covid-19 di seluruh dunia: Memutuskan siapa yang harus diselamatkan.

"Saya takut bahwa...saya harus membuat keputusan yang sangat serius," kata Varon kepada Reuters dalam sebuah wawancara.


Saham Meroket, Tencent Kini Lebih Besar dari Facebook

"Saya mulai berpikir bahwa saya tidak bisa menyelamatkan semua orang," tambahnya.

Varon, 58 tahun, menjelaskan bahwa dalam sehari, rata-rata ada 40 pasien Covid-19 yang harus ia tangani. Ia juga mengatakan bahwa pada pekan lalu, dirinya telah menandatangani surat keterangan kematian pasien terbanyak yang pernah ia lakukan sepanjang karirnya.

Seiring dengan meledaknya angka kasus Covid-19 di AS belakangan ini, banyak dari petugas medis yang juga menjadi 'mangsa' virus yang membunuh lebih dari 150 ribu warga AS tersebut.

Salah seorang pasien Covid-19 di UMMC, Riley Harrison, 67 tahun, mengatakan bahwa dirinya mulai merasa kesulitan bernafas saat masih berada di tempat ia bekerja dan berjuang keras untuk mendapatkan cukup oksigen ke dalam paru-parunya untuk sekedar menelepon sang istri, yang juga terinfeksi virus Covid-19.

"Saya tidak bisa bernafas," bisik Riley dengan selang terpasang di lubang hidungnya.

"Jika anda mengharapkan kematian, bermain-mainlah dengan Covid-19," tambahnya.

Texas, bersama dengan California dan Florida, kini telah menjadi titik pusat penyebaran wabah Covid-19 di Amerika Serikat. Hingga bulan Juli ini, Texas telah melaporkan kasus Covid-19 sebanyak 400 ribu secara keseluruhan. Angka kematian meningkat hingga 32 persen atau lebih dari 1000 kasus kematian yang terjadi hanya dalam kurun waktu satu pekan saja.

Angka Kematian Covid-19 Tembus 150 Ribu, Krisis Ekonomi AS Semakin Memburuk

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×