logo


Bukan Nadiem, Din Syamsuddin Anggap Jokowi Patut Dipersalahkan Soal POP

Menurutnya, kesalahan itu patut dilimpahkan sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo yang mempercayakan jabatan Mendikbud pada Nadiem.

30 Juli 2020 04:45 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM – Program Organisasi Penggerak (POP) yang dibesut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim tengah menuai polemik. Kebijakan itu dianggap tidak beres menyusul dua yayasan perusahaan besar, yakni Tanoto Foundation dan Sampoerna Foundation lolos dalam POP.

Namun, Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menilai polemik yang ditimbulkan bukan kesalahan Nadiem.

“Kesalahan bukan pada Nadiem Makarim,” ujar Din, dilansir dari RMOL, Kamis (30/7).


Putera Sampoerna Foundation dan Tanoto Foundation Masuk POP, Nadiem: Tidak Akan Minum APBN

Menurutnya, kesalahan itu patut dilimpahkan sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo yang mempercayakan jabatan Mendikbud pada mantan bos Gojek itu.

“Yang sangat bersalah dan patut dipersalahkan, serta harus bertanggung jawab, pada pendapat saya, adalah Presiden Jokowi sendiri. Dialah yang berkeputusan mengangkat seorang menteri,” tegasnya.

Nadiem: Sekolah Negeri Seharusnya untuk yang Paling Membutuhkan Secara Sosial Ekonomi

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×