logo


Virus Covid-19 Bukan Penyakit Musiman, WHO: Virus Ini Menyukai Segala Cuaca

WHO menyebut bahwa pandemi Covid-19 hadir dalam sebuah gelombang besar, dan bukan penyakit musiman

29 Juli 2020 16:45 WIB

Ilustrasi Wabah Covid-19
Ilustrasi Wabah Covid-19 istimewa

JENEWA, JITUNEWS.COM - Salah satu pejabat WHO menyebut pandemi Covid-19 sebagai sebuah gelombang besar yang menghantam dunia yang tidak dipengaruhi oleh pergantian musim.

"(Pandemi) Ini akan menjadi sebuah gelombang besar. Wabah Covid-19 akan sedikit naik-turun. Hal terbaik adalah untuk membuat kurvanya rata dan menurun," kata Margareth Harris dalam sebuah konferemsi yang digelar secara online di Jenewa, Swiss pada Selasa (28/7).

Ia juga mendesak pemerintah AS untuk lebih meningkatkan kesadarannya terkait hal tersebut dan melarang warga untuk tidak berkumpul dalam jumlah yang besar.


Data Terbaru Covid-19 di Indonesia, Kasus Positif Bertambah 2.381

"Orang-orang masih berpikir tentang musim. Apa yang perlu kita lakukan adalah untuk lebih memahami virus baru ini...dan tingkah virus ini berbeda," ujarnya.

"Musim panas adalah masalah. Virus (Covid-19) ini menyukai segala cuaca," lanjutnya.

Meskipun demikian, ia juga khawatir jika kasus Covid-19 ini berpotensi lebih buruk pada saat datangnya musim infuenza yang sering terjadi di wilayah bumi bagian utara pada musim dingin. Oleh karena itu, ia menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan pengamatan mengenai hal tersebut.

"Jika (wilayah) anda menghadapi peningkatan dalam (kasus) penyakit pernafasan saat dimana (wilayah) anda tengah terbebani dengan penyakit pernafasan lainnya (Covid-19), maka hal tersebut akan membuat sistem kesehatan semakin tertekan," tegasnya.

Spanyol Kecam Inggris yang Larang Warganya Berkunjung ke Spanyol

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×