logo


Jokowi Tak Restui Ipar Namun Anak dan Menantu Nyalon, PKS: Tidak Konsisten!

PKS sebut Jokowi mempraktekan nepotisme

28 Juli 2020 20:50 WIB

pkstv

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menkritik Presiden Jokowi yang tidak merestui iparnya, Wahyu Purwanto mencalonkan diri di Pilkada Gunungkidul, namun di sisi lain merestui putera sulungnya, Gibran Rakabuming Raka di Pilkada Solo, dan menantunya, Bobby Nasution di Pilkada Medan. Menurutnya, Jokowi tidak konsisten dalam upaya memberatas praktik nepotisme.

"Kalau niatnya (Jokowi meminta Wahyu tidak mencalonkan) saya tidak tahu. Tetapi sikapnya (Jokowi) tidak konsisten. Mestinya, kalau di sini tak mendukung, ya, di sini juga jangan didukung anak dan menantunya, " kata Mardani Ali Sera di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/7/2020).

Mardani menilai Jokowi mempraktekan nepotisme. Padahal salah satu tuntutan reformasi adalah memberants praktik KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme).


Achmad Purnomo Tolak Jadi Timses Gibran, PDIP: Sikap yang Bijak dari Seorang Senior

"Ketika Presiden, tanda kutip, membiarkan anak dan menantu maju (di pilkada), beliau kan selalu bilang 'Saya tidak akan kampanye', tapi babnya KKN, nepotisme, dalam hal ini, kekeluargaan, kekerabatan bahasa Mbak Titi (Direktr Eksekutif Perludem) itu salah satu yang kita ingin hilangkan saat tuntutan rakyat direformasi, sekarang orang nomor 1 mempraktikkan," ujarnya.

"Dia tidak mengkampanyekan, buat saya mempraktikkan. Ini buat saya sesuatu yang sangat berbahaya dan buruk demokrasi," lanjutnya.

PA 212 Salahkan Jokowi karena Corona Tembus 100 Ribu Kasus, Ferdinand: Ambil Cermin!

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati